Suara.com - Seorang tenaga kerja Indonesia (TKI) asal Nusa Tenggara Timur (NTT) bernama Tresia Paulus (42) yang bekerja di Kota Kinabalu Negeri Sabah, Malaysia, ditemukan tewas gantung diri di rumah majikannya.
Konsul Jenderal RI Kota Kinabalu, Akhmad DH Irfan, Jumat (14/7/2017), mengatakan Polisi Diraja Malaysia menginformasikan Tresia ditemukan tewas gantung diri pada jendela rumah.
”Dia ditemukan tewas gantung diri pada Selasa (11/7) sekitar pukul 06.00 waktu setempat,” terang Irfan seperti dilansir Antara.
Ia mengatakan, sang majikan merupakan orang yang kali pertama menemukan mayat Tresia. Saat ditemukan, terdapat handuk yang melilit di leher Tresia.
Padahal, kata Irfan, informasi yang diterima pihaknya menyebutkan korban baru kembali bekerja setelah cuti pulang ke kampung halamannya di Adorana Timur, Desa Lewobunga, Kiwangona, NTT.
“Menurut majikannya, Tresia tampak tak sehat setelah pulang dari kampung halamannya. Diduga, korban bunuh diri karena keluarga tidak menyetujui dia menikah dengan pria pilihannya,” terangnya.
Setelah ditemukan meninggal dunia, korban langsung dilarikan ke Hospital Queen Elizabeth untuk diautopsi atas persetujuan keluarga yang juga bekerja di negara itu.
Selanjutnya, jenazah Tresia dimakamkan di Daerah Tenom Negeri Sabah.
Baca Juga: Jenguk ke Penjara, Adik Kaget Ammar Zoni Minta Ini
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit
-
Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru
-
Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate
-
Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?
-
Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus
-
Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?
-
Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos
-
Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!
-
Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli
-
Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat