Suara.com - Rino Kaswara Kasmar, warga negara Indonesia (WNI), tengah diadili di pengadilan hukum atau bazar Malaysia karena diduga terlibat aktivitas teroris Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS).
Dalam bazar Majelis Daerah Tanjung Malim tersebut, seperti dilansir The Star, Jumat (7/7/2017), Rino mendapat tiga dakwaan. Pertama, ia dituduh sebagai pendukung ISIS.
Rino dianggap mendukung ISIS melalui bukti yang didapat dari aplikasi “Telegram” di telepon selulernya.
Rino yang berprofesi sebagai penjahit atau tukang jahit tersebut, juga didakwa sebagai anggota Mujahidin Indonesia Timur (MIT).
Sementara dakwaan ketiga terhadap lelaki berusia 34 tahun itu adalah, memunyai sejumlah dokumentasi terorisme ISIS di ponselnya. Kalau terbukti bersalah, Rino bakal dihukum 30 penjara di negeri jiran tersebut.
Deputi JPU Syalia Ain Zainuddin menegaskan, Rino tak bakal mendapat penangguhan penahanan karena kasus yang didakwaan kepadanya terbilang berat.
Untuk diketahui, Rino dianggap memberikan dukungan kepada ISIS dan beraksi atas nama gerombolan itu pada Mei hingga Juni 2017.
Baca Juga: Mau Diperiksa, Penampar Petugas Bandara Manado Ditemani Jenderal
Berita Terkait
-
Pascateror Polisi, Peserta Salat Jumat di Polda Metro Digeledah
-
Freeport Lamban, Konsorsium BUMN Tambang Didesak Bangun Smelter
-
Pengamat Sesalkan Freeport Berulang Kali Langgar Aturan Hukum
-
ISIS Sudah Pincang di Mosul, Pekan Depan Musnah
-
Pertumbuhan Pelanggan Seluler Indonesia Tertinggi Ketiga di Dunia
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
Terkini
-
Diduga Ada Jual Beli, KPRP Usul Jalur Kuota Khusus di Rekrutmen Polri Dihapuskan
-
Tanggapi Reformasi Polri, Sahroni Usul Jabatan Polisi di Lembaga Sipil Dibatasi Maksimal 3 Tahun
-
Bobol 7 Gereja di Jateng, Pencuri Ini Keok Usai Jualan Hasil Curian di Medsos
-
Dukung Rekomendasi Reformasi Polri, Abdullah Tegaskan Polri Tetap di Bawah Presiden
-
Program SMK 4 Tahun dan SMK Go Global Mulai Berjalan, Ini Jurusan yang Jadi Prioritas
-
Sowan ke MUI, KSP Dudung Siap Lapor Aspirasi Ulama ke Presiden Prabowo
-
KPK Telusuri Dugaan Aliran Uang Kasus DJKA ke Eks Menhub Budi Karya Sumadi
-
Sebar Propaganda Lewat Medsos, Densus 88 Tangkap 8 Terduga Teroris Jaringan JAD di Sulteng!
-
PRT Bakal Disertifikasi, Wamen PPPA Veronica Tan Siapkan Skema Pelatihan agar Hak Pekerja Terpenuhi
-
Aplikasi ShopeePay Perkenalkan Kampanye Terbaru Pasti Gratis Kirim Uang ke Bank dan E-Wallet