Suara.com - Kapolri Jenderal Tito Karnavian mengungkapkan, sudah mempersiapkan pengamanan untuk menjemput pentolan FPI Rizieq Shihab saat yang bersangkutan pulang ke Indonesia.
Kabarnya, Rizieq yang masih berada di Arab Saudi akan pulang ke tanah air tepat pada peringatan HUT ke-72 Kemerdekaan RI, yakni 17 Agustus 2017.
Begitu sampai di Indonesia, Rizieq akan dijemput dan dibawa untuk diperiksa terkait statusnya sebagai tersangka dalam kasus dugaan pornografi yang ditangani Polda Metro Jaya.
"Tidak masalah, akan dijemput, proses hukum tetap jalan," kata Tito di Mabes Polri, Jakarta, Rabu (26/7/2017).
Tito menjelaskan alasan polisi kukuh menunggu Rizieq pulang adalah karena proses pemeriksaan sebagai tersangka harus dilakukan di kantor polisi.
"Kalau yang bersangkutan diperiksa sebagai saksi, diperiksa di mana saja bisa. Tapi kalau sudah menjadi tersangka, harus diperiksa di kantor polisi,” terangnya.
Selain terjerat kasus dugaan pornografi, Rizieq juga telah menyandang status tersangka kasus dugaan penodaan terhadap Pancasila. Kasus tersebut ditangani Polda Jawa Barat.
Namun, Tito belum bisa menjelaskan perkembangan kasus yang dilaporkan putri putri kandung mantan Presiden RI Sukarno, Sukmawati Soekarnoputri.
Baca Juga: Resmi Jadi Kapolda Metro, Azis Belum Mau Bicara Kasus Rizieq
"Nanti saya koordinasikan kepada Polda Jawa Barat, yang jelas dia dipanggil terakhir statusnya sebagai saksi," katanya.
Berita Terkait
-
Resmi, Polda Metro Jaya Dipimpin Irjen Idham Aziz
-
'Pak Ogah' Akan Direkrut Polda Metro Jaya, Warganet Meradang
-
Dituduh Tiru Duterte, Jokowi Dikritik HRW dan Media Internasional
-
Terlibat Kecelakaan di Tol, Pengendara Diduga Bawa Narkoba
-
Polisi Senang Kabar Buronan Kasus Pornografi Rizieq Shihab Pulang
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
Terkini
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Kritik Pelibatan TNI dalam Pembekalan LPDP, TB Hasanuddin: Perlu Dikaji, Tak Sesuai Tupoksi!
-
BPJS Kesehatan dan BPKP Perkuat Tata Kelola Jaga Keberlanjutan JKN
-
Letjen TNI Agus Widodo Dikabarkan Resmi Jabat Wakil Kepala BIN, Gantikan Komjen Imam Sugianto
-
Nyawa di Ujung Shift: Mengungkap Jam Kerja Tak Manusiawi Dokter Internship dan Regulasi Kemenkes
-
Sama dengan TNI, Prabowo Batasi Jabatan Anggota Polri di Luar Institusi
-
Komitmen ESG Meningkat, Mengapa Data Logistik Masih Jadi Tantangan di Lapangan?
-
KPK Ingatkan Tunjangan Hakim Ad Hoc Harus Beriringan dengan Perbaikan Sistem Peradilan
-
AI Diklaim Bisa Jadi Solusi Mitigasi Banjir Rob dan Krisis Air Bersih, Gimana Caranya?
-
Indonesian Proposal Jadi Fokus Pertemuan Indonesia dan United Kingdom Intellectual Property Office