Ilustrasi KPK [suara.com/Nikolaus Tolen]
Kedatangan Chief Commissioner Malaysia Anti Corruption Commission Datuk Dzulkifli bin Ahmad ke Komisi Pemberantasan Korupsi, hari ini, selain memberikan dukungan terhadap pemberantasan korupsi juga membawa beberapa isu yang bisa dikerjakan bersama-sama.
"Kami juga membawa beberapa isu untuk dibuat kerja sama dalam konteks operasi juga sharing commission," kata Zulkifli di KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (26/7/2017).
Kedua lembaga antirasuah akan bangun kerjasama untuk menangani isu-isu yang sama-sama dihadapi kedua negara, yakni isu korupsi.
"Khususnya yang melibatkan aliran uang hasil korupsi yang mengalir ke Indonesia maupun yang ke Malaysia. Jadi ini isu-isu yang kami bincangkan," tutur Zulkifli.
Zulkifli menambahkan hasil perbincangan tersebut akan ditindaklanjuti dihari yang akan datang.
Selain itu, Zulkifli juga mengundang KPK untuk hadir dalam acara hari ulang tahun komisi anti korupsi Malaysia, atau yang biasa disebut Suruhannya Pencegahan Rasuah Malaysia (RSPM).
"Jadi saya datang untuk mengundang komisoner dan wakil-wakil daripada KPK untuk sama-sama beramai-ramai pada 1 Oktober nanti, dalam majelis anniversary yang ke-50 RSPM," kata Zulkfili.
"Kami juga membawa beberapa isu untuk dibuat kerja sama dalam konteks operasi juga sharing commission," kata Zulkifli di KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (26/7/2017).
Kedua lembaga antirasuah akan bangun kerjasama untuk menangani isu-isu yang sama-sama dihadapi kedua negara, yakni isu korupsi.
"Khususnya yang melibatkan aliran uang hasil korupsi yang mengalir ke Indonesia maupun yang ke Malaysia. Jadi ini isu-isu yang kami bincangkan," tutur Zulkifli.
Zulkifli menambahkan hasil perbincangan tersebut akan ditindaklanjuti dihari yang akan datang.
Selain itu, Zulkifli juga mengundang KPK untuk hadir dalam acara hari ulang tahun komisi anti korupsi Malaysia, atau yang biasa disebut Suruhannya Pencegahan Rasuah Malaysia (RSPM).
"Jadi saya datang untuk mengundang komisoner dan wakil-wakil daripada KPK untuk sama-sama beramai-ramai pada 1 Oktober nanti, dalam majelis anniversary yang ke-50 RSPM," kata Zulkfili.
Tag
Komentar
Berita Terkait
-
KPK Geledah Kantor Imigrasi Jaksel, Usut Kasus Gratifikasi Eks Wamen Silmy Karim
-
KPK: Pemerasan Bupati Pemalang Baru Libatkan Staf KPK Dias dan Ayahnya, Perantara Masih Diusut
-
Staf KPK Dicecar Penyidik soal Mekanisme Pemerasan Terkait Perkara Bupati Pemalang
-
Kadis PUPR Kota Bengkulu Dicecar KPK soal Proyek IPAL hingga Dugaan Penerimaan Uang
-
5 Bupati Jawa Tengah Terjaring OTT KPK, Ada yang Niat Nyogok tapi Malah Kena Peras
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan