Suara.com - Seorang pedagang nasi goreng di Kecamatan Rawalumbu, Kota Bekasi, Jawa Barat, menggagalkan percobaan perampokan bersenjata api yang menyasar sepeda motor miliknya saat tengah terparkir.
"Korban bernama Rusdiyanto (26) pedagang nasi goreng di Kelurahan Bojong Rawalumbu. Dia menjadi korban percobaan perampokan pada Selasa (25/7) pukul 21.30 WIB," kata Kasubag Humas Polrestro Bekasi Kota, Kompol Erna Ruswing Andari di Bekasi, Rabu.
Saat itu Rusdi tengah menanti kedatangan pembeli sambil menonton tayangan program televisi, namun tiba-tiba dua pelaku perampokan mendatangi sepeda motor milik korban jenis Yamaha Mio B 3182 KAX yang terparkir tepat di samping lapaknya.
Korban langsung menyadari telah menjadi korban perampokan saat menyaksikan aksi pelaku membobol rumah kunci motornya.
"Korban langsung berteriak minta tolong, seketika itu juga pelaku langsung kabur," katanya.
Dikatakan Erna, satu pelaku berperan sebagai "pemetik", sementara satu pelaku lainnya menanti di ujung gang dengan berkendara motor untuk bersiap kabur dan mengawasi lingkungan sekitar.
Meski pelaku gagal membawa kabur motor, namun korban tetap melakukan pengejaran untuk mencoba menangkap pelaku.
"Saat itu sepeda motor korban ditinggal pelaku dalam kondisi terjatuh. Saat korban mengamankan motornya, ternyata ditemukan satu pucuk senjata api jenis revolver berisi empat peluru," katanya.
Polisi hingga kini masih memeriksa keterangan korban guna memastikan pemilik dari senjata api itu serta mengungkap kasus tersebut.
"Pelaku masih kita selidiki. Korban sedang diperiksa, termasuk kepemilikan senjata apinya," katanya. [Antara]
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Cari Keadilan! Keluarga Korban Kekerasan TNI Serahkan Kesimpulan Gugatan UU Peradilan Militer ke MK
-
Orang Dekat Bobby Nasution Diperiksa KPK dalam Kasus Dugaan Suap Proyek PUPR Sumut
-
Kemendagri Perluas Pemanfaatan IKD, Ratusan Ribu Warga Akses Layanan Tanpa Fotokopi KTP
-
Berapa Harga Tiket Kapal Pesiar MV Hondius? Liburan Mewah Berujung Infeksi Hantavirus Mematikan
-
Membedah Pola Pikir Anggota BAIS TNI Penyiram Air Keras Andrie Yunus
-
Terdakwa Kasus Pemerasan K3 Klaim Dapat Surat Kaleng, Apa Isinya?
-
Kapolri Bakal Lakukan Revisi Perkap Hingga Perpol Usai Terbitnya Rekomendasi KPRP
-
Sidang Kasus Andrie Yunus, Eks Kepala BAIS: Kalau Dipaksa ke Peradilan Umum Bisa Berujung Impunitas
-
3 Bos KoinWorks Dijebloskan ke Bui, Skandal Korupsi Kredit Rp 600 Miliar
-
Soal Ketimpangan Personel Polri, Kapolri: Ada yang Harus Dirampingkan dan Diperkuat