Suara.com - Gubernur DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidayat angkat bicara soal adanya pasangan muda-mudi yang terjaring razia di jalan Gedong Panjang I Rt/Rw 08/09, Pekojan, Tambora, Jakarta Pusat, Selasa (25/7/2017). Pasangan muda-mudi itu ditemukan tinggal bersama di kos-kosan.
"Makanya saya sampaikan bahwa setelah ini, sebulan, dua bulan turun bersama-sama untuk mendata. Kan harus ada ketentuannya, mereka itu harus bawa surat pindah atau surat pengantar dari RT/RW setempat," kata Djarot di Balai Kota Pemprov DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Kamis (27/7/2017).
Tujuan diterapkan aturan tersebut, lanjut Djarot, supaya ada laporan kepada pihak pemerintah identitas seseorang yang tinggal di Jakarta, termasuk yang tinggal di kos-kosan.
"Makanya kami aktif. Kalau situasi seperti itu, mereka apa tujuannya?" ucap Djarot.
Kata Djarot, seseorang yang datang dari daerah ke Jakarta untuk waktu yang lama, harus melapor ke RT/RW setempat. Dari situ, pemerintah akan tahu maksud dan tujuannya tinggal di Jakarta.
Apabila tujuannya untuk hal-hal yang sekiranya menambah masalah di Jakarta, maka pulangkan ke daerahnya.
"Kalau ke Jakarta tujuannya menjadi 'gelandangan' maka kami akan kerja sama dengan daerah asalnya. Kita kembalikan," kata Djarot.
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
Misi Juara Piala AFF: Boyongan Pemain Keturunan di Super League Kunci Kekuatan Timnas Indonesia?
-
Bukan Ragnar Oratmangoen! Persib Rekrut Striker Asal Spanyol, Siapa Dia?
-
Obsesi Epstein Bangun 'Pabrik Bayi' dengan Menghamili Banyak Perempuan
-
5 HP Baterai Jumbo untuk Driver Ojol agar Narik Seharian, Harga mulai dari Rp2 Jutaan
-
Bom Molotov Meledak di SMPN 3 Sungai Raya, Polisi Ungkap Terduga Pelaku Siswa Kelas IX
Terkini
-
Ciduk Kepala Pajak Banjarmasin Lewat OTT, KPK Sita Duit Tunai Lebih dari Rp1 Miliar
-
Buntut Siswa SD di NTT Bunuh Diri, Komisi X DPR Bakal Panggil Mendikdasmen Pekan Depan
-
Abraham Samad Akui Minta Prabowo Agar 57 Eks Pegawai Gagal TWK Abal-abal Kembali ke KPK
-
Kapolres Ngada Ungkap Kematian Bocah 10 Tahun di NTT Bukan Akibat Ingin Dibelikan Buku dan Pena
-
Pramono Optimis Transjabodetabek Rute Soetta Bakal Diserbu: Bayar Rp3.500, Siapa yang Nggak Mau?
-
Wamenko Otto Hasibuan Sebut Korporasi Kini Jadi Subjek Hukum Pidana, Dunia Usaha Wajib Adaptasi
-
Kepala Pajak Banjarmasin Mulyono Kena OTT KPK, Modus 'Main' Restitusi PPN Kebun Terbongkar
-
Terungkap! Abraham Samad Akui Diajak Menhan Sjafrie Bertemu Prabowo di Kertanegara
-
Kala Pramono Tawarkan Bantuan Armada Sampah untuk Tangsel ke Andra Soni
-
Abraham Samad Ungkap Pertemuan dengan Prabowo: Soal Perbaikan IPK Tidak Boleh Omon-omon