- Polda Metro Jaya menangkap pria berinisial SA pada Rabu, 5 Agustus 2026, sebagai terduga pelaku pembunuhan mutilasi di Depok.
- Warga Depok menemukan jenazah korban dalam karung berlapis plastik pada Selasa petang, 4 Agustus 2026, setelah mencium bau busuk.
- Ketua RT setempat mengonfirmasi bahwa korban mutilasi tersebut bukan merupakan warga lokal dan tidak ada laporan warga hilang.
Suara.com - Lokasi penemuan jenazah korban mutilasi di Kaveling Depkes, Depok, dipasang garis kuning polisi. Warga sekitar pun tidak mengenal korban maupun pelaku yang baru saja diringkus kepolisian.
Polda Metro Jaya menangkap seorang pria berinisial SA, terduga pelaku pembunuhan yang memutilasi korbannya di Tanah Merah, Kaveling Depkes, Pancoran Mas, Depok, Jawa Barat, Rabu (5/8/2026).
Warga RT. 03 / RW. 17 yang menjadi saksi pertama penemuan jenazah, Herni Septiani, tidak mengetahui identitas korban maupun pelaku dengan inisial SA itu.
"Untuk pelaku dan korban (saya) sama sekali enggak kenal," kata Erni kepada Suara.com di depan rumahnya yang hanya berjarak 50 meter dari lokasi penemuan jenazah, Depok, Kamis (5/8/2026).
Ia menyatakan karung tersebut sudah terlihat sejak Jumat (24/7/2026) pagi sekitar pukul 06.55 WIB. Saat itu ia kembali ke rumah selepas mengantar putranya sekolah.
Saat itu dirinya sempat memotret karung tersebut dan dikirim ke grup keluarga sebagai bentuk pengingat untuk tidak membuang sampah sembarangan.
Erni mengira karung tersebut berisi sampah bekas hajatan atau pedagang. Lokasi tersebut memang sering dijadikan tempat pembuangan sampah.
Namun dalam satu hingga dua hari kemudian, ia beserta keluarga mulai mencium bau busuk. Setelah seminggu, Erni melihat muncul belatung dari karung dan terlihat kotor.
Pada Selasa (4/8/2026) petang, adik Erni berniat membakar karung tersebut untuk menghilangkan bau menyengat. Saat karung terbakar, terlihat tangan manusia keluar.
Baca Juga: Cekcok Berujung Maut, Pelaku Mutilasi Depok Baru Mengenal Korban Lewat Sosial Media
"Pas ngelihat ada tangan jatuh gitu ya, jadi langsung mikir ini kayaknya mayat orang, jadi buru-buru langsung matiin itu apinya gitu,
ngambil air ke rumah, nyiram, terus langsung ngambil karpet, tutupin," jelasnya.
Erni lantas melapor temuan tersebut ke ketua RT. 03 dan RT. 05 kelurahan setempat.
Adik Erni yang turut jadi saksi kejadian, Muhammad Rizkywan, mengatakan jenazah terbungkus dalam karung yang terdiri dari dua lapis. Lapisan paling luar adalah plastik bening dan lapisan dalam adalah plastik kantong hitam ukuran besar.
Tidak ada Warga Hilang
Ketua RT. 02/RW.17, Waluyo, mengonfirmasi bahwa korban bukan warga lingkungannya. Ia menyatakan tidak ada laporan warga hilang di wilayah tersebut.
"Di sini enggak ada (warga hilang). Aman ya untuk warga saya aman," ujarnya saat ditemui di seberang lokasi penemuan jenazah, Jalan Kavling Raya, Pancoran Mas, Depok, Rabu (5/8/2026).
Ia mengaku beberapa warga sekitar sempat mencium bau busuk beberapa hari sebelumnya, namun mengira itu adalah bau bangkai hewan atau sampah.
Waluyo bercerita dirinya mengetahui keberadaan mayat saat warga sekitar sudah mengerumuni lokasi.
"Karena saya juga kan sering orang buang sampah, cuma enggak nyangka aja gitu, enggak nyangka kalau itu (mayat)," katanya. (Reporter: Cornelius Juan Prawira)
Berita Terkait
-
Cekcok Berujung Maut, Pelaku Mutilasi Depok Baru Mengenal Korban Lewat Sosial Media
-
Kasus Mutilasi Tanah Merah Depok, Pelaku Buang Potongan Kaki ke Sungai Pitara untuk Hilangkan Jejak
-
Tangan Terikat dan Kaki Hilang, Pelaku Mutilasi Sadis di Depok Akhirnya Tertangkap!
-
Kaki Hilang dan Tangan Terikat, Jasad Mutilasi di Depok Ditemukan Saat Warga Bakar Karung
-
Misteri Kematian Mantan Istri Polisi di Medan, Propam Dalami Peran Brigadir IH
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
Terkini
-
Misteri Mutilasi Tanah Merah Depok: Garis Polisi Melingkar, Warga Tak Kenal Korban dan Pelaku
-
ESQA Cushion Cocok untuk Kulit Apa? Ini Beda Seri Velvet Matte dan Satin
-
5 HP Paling Hot Agustus 2026: Vivo, Honor, Google, Oppo, hingga Poco Siap Sikat Pasar!
-
Perang di Selat Hormuz Berpotensi Mereda dalam 48 Jam Jika AS - Iran Tak Batal Damai
-
Daftar Harga Mobil Listrik Jaecoo 2026: Intip Spesifikasi SUV Canggih J5, J7, dan J8 di Indonesia
-
Kasus Terduga Pelaku Judi Online Tewas, Lima Personel Polsek Beji Diperiksa Propam
-
A Poem Grows Inside You, Kisah Lembut tentang Keberanian Berbagi Karya
-
Sharp Airest Satukan AC dan Air Purifier, Hadirkan Teknologi MERV 14 Bikin Udara Makin Sehat
-
Implementasi Pembatasan Ekspor Batu Bara Bikin Ekonomi Sektor Tambang Jeblok, BPS Ungkap Angkanya
-
Abdul Wahid Divonis 2 Tahun Penjara, KPK Ajukan Banding