Suara.com - Calon jamaah haji dari Sumatera Selatan diberi gelang pendeteksi untuk mengetahui keberadaan, dan data jamaah yang akan menunaikan rukun Islam kelima.
Kepala Kanwil Kementerian Agama Sumsel M Alfajri Zabidi melalui Kasubag Humas Saefuddin mengatakan, gelang yang diberi memiliki kode batang (barcode) itu dapat mengetahui keberadaan jamaah calon haji.
Menurut dia, nantinya setiap calon haji akan diberi gelang khusus supaya keberadaan mereka selalu terpantau. Pemberian gelang tambahan itu merupakan program Pemerintah Arab Saudi, namun pembuatannya di Indonesia.
Menurut dia, gelang tersebut sebagai indentitas jamaah karena terkoneksi dengan panitia sehingga keberadaanya dapat dilihat.
"Jadi jamaah yang memakai gelang tersebut bisa dilihat asalnya dari mana, kelompok terbang berapa termasuk pemondokan. Gelang itu berfungsi dan dapat mengontrol keberadaan jamaah calon haji," kata dia di Palembang, Kamis.
Lebih lanjut, dia memaparkan, untuk Sumsel sekarang ini sudah selesai tiga kelompok terbang dan pembuatan terus berlanjut hingga semuanya rampung.
"Yang jelas gelang tersebut untuk memudahkan petugas dalam memantau keberadaan jamaah. Dengan adanya tambahan gelang itu berarti setiap calon haji ada dua gelang karena yang manual rutin dipakai selama ini tetap digunakan," tandasnya. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
Misi Juara Piala AFF: Boyongan Pemain Keturunan di Super League Kunci Kekuatan Timnas Indonesia?
-
Bukan Ragnar Oratmangoen! Persib Rekrut Striker Asal Spanyol, Siapa Dia?
-
Obsesi Epstein Bangun 'Pabrik Bayi' dengan Menghamili Banyak Perempuan
-
5 HP Baterai Jumbo untuk Driver Ojol agar Narik Seharian, Harga mulai dari Rp2 Jutaan
-
Bom Molotov Meledak di SMPN 3 Sungai Raya, Polisi Ungkap Terduga Pelaku Siswa Kelas IX
Terkini
-
DPR Soroti Tragedi Siswa SD NTT, Dorong Evaluasi Sisdiknas dan Investigasi Menyeluruh
-
Dobrak Kemacetan Jakarta-Banten, Jalur MRT Bakal Tembus Sampai Balaraja
-
Pakar Soal Kasus Chromebook: Bukti Kejagung Bisa Gugurkan Dalih Niat Baik Nadiem Makarim
-
Benang yang Menjaga Hutan: Kisah Tenun Iban Sadap dari Jantung Kalimantan
-
Menpar Widiyanti Bantah Isu Bali Sepi Wisatawan, Ungkap Data 12,2 Juta Kunjungan di 2025
-
Tragedi Bocah NTT Bunuh Diri karena Tak Mampu Beli Buku, Mensos Janjikan Bantuan Pendidikan untuk Kakaknya
-
Kritik Kebijakan Pariwisata, Anggota Komisi VII DPR Ini Beri Menpar Widyanti Nilai 50 dari 100
-
OTT KPK di Jakarta Jaring Pejabat Bea Cukai
-
Gus Ipul Prihatin Kasus Siswa SD di NTT, Ingatkan Pentingnya Data Perlindungan Sosial
-
Nekat Bongkar Trotoar Tanpa Izin, Pengelola Hotel di Pondok Indah Kena Sanksi