Suara.com - Dua kereta api bertabrakan di kota pesisir Mesir, Alexandria, pada Jumat (11/8/2017). Peristiwa tersebut mengakibatkan 36 orang tewas, 100 lainnya luka-luka.
Menurut Otoritas Perkeretaapian Mesir, kecelakaan yang terjadi pada pukul 2.15 waktu setempat, di dekat stasiun Khorshid, pinggiran kota pada rute menuju Kairo, menggelincirkan mesin pada satu kereta dan dua gerbong kereta lainnya.
Sumber keamanan setempat mengatakan, kecelakaan kemungkinan besar terjadi akibat kesalahan pengalihan jalur kereta api.
Surat kabar pemerintah al-Ahram, seperti dikutip Antara, mengatakan 36 jenazah telah tiba di rumah sakit di provinsi Alexandria. Jaksa penuntut umum Nabil Sadek memerintahkan penyelidikan segera, demikian laporan tersebut.
Seorang petugas medis mengatakan kepada saluran televisi pemerintah bahwa beberapa orang yang terluka masih terjebak di kereta api.
Rekaman di televisi pemerintah memperlihatkan puluhan orang berkerumun di sekitar gerbong-gerbong kereta yang rusak, dengan mayat-mayat bertebaran di tanah.
"Kereta yang saya tumpangi melaju sangat cepat," kata penumpang Moumen Youssef.
"Saya menemukan diri saya berada di lantai. Ketika kami keluar, kami menemukan empat gerbong kereta hancur dan banyak orang tergeletak di tanah," ujarnya lagi.
Baca Juga: KPK Sarankan Polri Periksa Novel Sebelum Operasi Mata
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
Terkini
-
Ortu Korban Daycare Little Aresha akan Kirim Petisi ke UGM, Desak Sanksi Dosen yang Diduga Terlibat
-
Mahfud MD: Komisi Reformasi Fokus Benahi Sistem Karier Polri, Bukan Usul Nama Ganti Kapolri
-
Mensos Gus Ipul Berencana Temui KPK Besok, Laporkan Proses Pengadaan di Sekolah Rakyat
-
Hujan Masih Guyur Jabodetabek di Tengah Kemarau, Begini Penjelasan BMKG
-
Bertemu Prabowo 2,5 Jam, Mahfud MD Blak-blakan Soal 'Penyakit' di Tubuh Polri
-
Bukan Misi Rahasia! BAIS TNI: Motif Anggota Siram Air Keras ke Andrie Yunus karena Sakit Hati
-
KPK Cecar Fadia Arafiq Soal Penukaran Valas yang Diduga dari Hasil Korupsi
-
Kena Penggusuran, Belasan Penghuni Rumdis PAM Jaya Benhil Dapat Rp50 Juta dan Rusun Gratis
-
Niat Mulia Berujung Duka: Pria Berbaju Koko Tewas Dihantam KRL Saat Lerai Tawuran di Duren Sawit
-
Alibi Janggal Anggota BAIS Penyiram Air Keras Andrie Yunus saat Diinterogasi Atasan