Suara.com - Video amatir yang merekam rombongan mobil yang diyakini ditumpangi Gubernur terpilih DKI Jakarta Anies Baswedan, viral di media-media sosial.
Menurut ibu yang merekam video itu, mobil Anies dan rombongannya tak mau mengantre dalam deretan kendaraan di jalan satu arah. Ia lantas menggerutu atas perilaku pembesar tersebut.
"Tuh, mobilnya Anies tuh, enggak mau ngikut antre. Belum jadi gubernur sudah contohnya enggak bener. Lihat nih, kita ngikutin dari belakangnya. Kagak beres lu. Itu belum jadi gubernur itu, sudah semena-mena, lihat itu mobilnya tan-tin-tan-tin minta jalan. Udah kayak presiden," tutur ibu yang merekam dari atas sepeda motor itu.
Video itu merekam dari belakang mobil merek Toyota Innova berwarna hitam dan bernomor polisi B 1066 NOG.
Mobil itu tengah melaju di sisi kanan jalan yang tampak lowong. Sementara ruas kiri jalan tersebut terdapat deretan mobil yang terjebak kemacetan.
Sementara di depan mobil berwarna hitam itu terdapat sejumlah mobil lain yang dikomandoi voorijder yang membunyikan sirine.
Ibu yang merekam mobil itu juga menggerutu karena mobil itu tak mau masuk antrean dan terus membunyikan sirine.
”Orang pada antre, lha dia malah minta jalan, ngawe-ngawe tangannya. Presiden bukan, gubernur juga belum dilantik, sudah semena-mena. Tan-tin-tan-tin kagak jelas. Mau kemane lu, ke rumah sakit? Mentang-mentang jalan satu arah,” tutur ibu yang diboncengi seorang pria sembari terus merekam rombongan tersebut.
Baca Juga: Ketegangan Arab Saudi dan Iran Bakal Berakhir?
Sejak diunggah, Senin (14/8/2017), video tersebut telah disebar ulang oleh 3,614 warganet.
Selengkapnya, sila simak video berikut:
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit
-
Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru
-
Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate
-
Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?
-
Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus
-
Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?
-
Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos
-
Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!
-
Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli
-
Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat