Suara.com - Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya Komisaris Besar Adi Deriyan Jayamerta memastikan penyidik akan kembali memeriksa Rizieq Shihab dalam kasus dugaan pornografi. Mantan narapidana itu kini berstatus buronan.
Namun, menurutnya penyidik tidak lagi diberangkatkan ke Arab Saudi untuk memeriksa Rizieq. Pemeriksaan lanjutan itu, kata dia akan dilakukan setelah Rizieq kembali ke Indonesia.
"Pemeriksaan dilakukan sampai beliau (Rizieq) hadir di tanah air ya," kata Adi di Polda Metro Jaya, Selasa (29/8/2017).
Adi juga mengatakan belum mengetahui jadwal kepulangan Rizieq ke tanah air. Namun, dia yakin Rizieq akan pulang ke Indonesia untuk menjalani pemeriksaan.
"Pastinya beliau akan hadir lah, karena beliau punya kerinduan dengan tanah air, terhadap bangsa ini kan," kata dia.
Adi menyampaikan alasan pemeriksaan Rizieq akan dilakukan di Indonesia, karena polisi tak mau menggerocoki ibadah haji yang sedang dijalani Rizieq di Arab Saudi.
"Yang pasti beliau sedang beribadah kita beri kesempatan beribadah. Pasti beliau rindu dengan tanah air ketika beliau datang di tanah air kita minta beliau memberi keterangan lanjutan," kata dia.
Penyidik Ditreskrimsus Polda Metro Jaya telah memeriksa Rizieq di Arab Saudi pada 27 Juli 2017. Namun, pemeriksaan terhadap pimpinan FPI itu belum maksimal.
Alasan pemeriksaan tersebut belum rampung, karena Rizieq sedang berkonsentrasi melaksanakan ibadah haji di Arab Saudi.
Baca Juga: Alasan Polisi Kecil Peluang Kasus Pornografi Rizieq Dihentikan
Maka, polisi akan kembali memeriksa Rizieq yang telah ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan chat mesum dengan Firza Husein.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan