Penjual sapi Qurban di kawasan Matraman, Jakarta, Senin (14/8). [suara.com/Kurniawan Mas'ud]
Di hari raya Idul Adha pada Jumat (1/9/2017), Gubernur Jakarta Djarot Saiful Hidayat mengingatkan masyarakat untuk memotong hewan qurban secara benar sehingga dagingnya tetap halal.
"Untuk menyembelih hewan qurban pastikan bahwa penyembelihan dilakukan dengan cara-cara halal dan pastikan pengolahan limbah itu bisa dilakukan dengan baik," ujar Djarot di Balai Kota Jakarta, Kamis (31/8/2017).
Djarot mengimbau warganya setelah selesai memotong hewan untuk melapor petugas pemerintah agar area pemotongan disterilisasi. Contohnya seperti untuk membersihkan darah atau limbah bekas pemotongan.
"Tolong hubungi kami di Dinas KPKP (Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian) maupun perangkat kelurahan terdekat akan dibantu PPSU (Penanganan Prasarana dan Sarana Umum)," kata Djarot.
Djarot mengatakan sudah menginstruksikan lurah dan camat untuk siap mengerahkan pasukan oranye untuk membantu warga pada esok hari dan lusa.
"Saya minta kepada warga masyarakat untuk tidak menyembelih qurban di trotoar atau tempat-tempat yang mencemari lingkungan. Itu justru akan mengurangi nilai-nilai mulia dari Idul Qurban," kata dia.
Selain itu, besok, Djarot akan melepastugaskan 817 petugas pemantau pemotongan hewan qurban di Balai Kota Jakarta.
"Kiita kerja sama dengan IPB untuk menyebar beberapa petugas kita untuk besok mengontrol. Tadi saya dapat laporan cukup aman di Jakarta," kata Djarot.
"Untuk menyembelih hewan qurban pastikan bahwa penyembelihan dilakukan dengan cara-cara halal dan pastikan pengolahan limbah itu bisa dilakukan dengan baik," ujar Djarot di Balai Kota Jakarta, Kamis (31/8/2017).
Djarot mengimbau warganya setelah selesai memotong hewan untuk melapor petugas pemerintah agar area pemotongan disterilisasi. Contohnya seperti untuk membersihkan darah atau limbah bekas pemotongan.
"Tolong hubungi kami di Dinas KPKP (Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian) maupun perangkat kelurahan terdekat akan dibantu PPSU (Penanganan Prasarana dan Sarana Umum)," kata Djarot.
Djarot mengatakan sudah menginstruksikan lurah dan camat untuk siap mengerahkan pasukan oranye untuk membantu warga pada esok hari dan lusa.
"Saya minta kepada warga masyarakat untuk tidak menyembelih qurban di trotoar atau tempat-tempat yang mencemari lingkungan. Itu justru akan mengurangi nilai-nilai mulia dari Idul Qurban," kata dia.
Selain itu, besok, Djarot akan melepastugaskan 817 petugas pemantau pemotongan hewan qurban di Balai Kota Jakarta.
"Kiita kerja sama dengan IPB untuk menyebar beberapa petugas kita untuk besok mengontrol. Tadi saya dapat laporan cukup aman di Jakarta," kata Djarot.
Tag
Komentar
Berita Terkait
-
Idul Adha Berdarah di Gaza! Drone Israel Tewaskan Dokter Senior dan Warga Sipil
-
Idul Adha 1447 H, Pegadaian Distribusikan 913 Hewan Kurban untuk Masyarakat di Seluruh Indonesia
-
5 Rekomendasi Bumbu Sate untuk Daging Kurban, Makin Sedap dan Nikmat!
-
Qurban Era Digital: Bagaimana Teknologi Mengubah Tradisi Idul Adha di ASEAN
-
Polemik Kurban Uang Negara: Dasar Hukum, Pandangan MUI, dan Alasan Pemerintah
Terpopuler
- Link Download Logo dan Tema HUT Bhayangkara ke-80 2026 untuk Ulang Tahun Polri
- 5 Sepeda Gunung MTB Polygon Termurah, Tangguh dan Awet Untuk Harian
- 5 HP Samsung 5G Termurah 2026, Fitur Lengkap dan Performa Stabil untuk Jangka Panjang
- Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
- Golkar Sulsel Memanas, Ini Alasan Pendukung Appi Alihkan Dukungan ke IAS
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
'Saya Malu', Pengakuan Gus Irfan soal Kondisi NU Jelang Muktamar 2026
-
Rapor Merah 80 Tahun Polri: Berkhidmat pada Kekuasaan, Bukan Rakyat
-
Bukan Negara Vigilante: Mengapa Penyekapan Karyawan di Senen Berlangsung 21 Hari Tanpa Terdeteksi?
-
Lagu Bupati Purwakarta Dinilai Bias Gender, Partai Diminta Beri Teguran
-
Jakbar Darurat Judol, 89 Ribu Warga Setor Rp600 Miliar ke Bandar
-
Momen Hangat di Istana, Presiden Belarus Hadiahi Prabowo Pena Emas
-
Skandal Korupsi MBG: Kejagung Ungkap Keterlibatan Kolonel TNI Aktif dalam Proyek Motor BGN
-
Pendapatan Ojol Turun Usai Skema 8 Persen, DPR Minta Tarif Diatur
-
Flyover Latumenten Ditargetkan Beroperasi Akhir 2026, Bakal Urai Kemacetan Grogol Hingga Slipi
-
Main Proyek Ompreng MBG, Brigjen Lalu Muhammad Iwan Mahardan Ditahan Kejagung Terkait Korupsi BGN!