Suara.com - Aparat Kepolisian Resor Kediri, Jawa Timur, berhasil menjinakkan seekor sapi yang mengamuk sebelum disembelih di Hari Raya Idul Adha 2017 di markas kepolisian resor setempat.
Kepala Sub Bagian Hubungan Masyarakat Polres Kediri Ajun Komisaris Mukhlason, Jumat (1/9/2017), mengemukakan sapi tersebut rencananya akan disembelih. Tapi, tiba-tiba sapi itu lepas dari ikatan dan lari ke posko pembagian daging di Mapolres Kediri.
"Sapi itu langsung lari menuju posko pembagian daging dan mengacak-acak isi di dalam posko. Petugas pemotongan daging yang ada di posko tadi juga panik dan melarikan diri, menyelamatkan diri," katanya seperti dilansir Antara di Kediri.
Lebih lanjut, ia mengatakan sapi yang sempat mengamuk saat akan disembelih itu dikorbankan oleh polsek jajaran di Polres Kediri.
Anggota juga langsung berupaya untuk menenangkan sapi dengan jenis jantan tersebut. Tidak menunggu waktu lama, akhirnya sapi jantan itu bisa dijinakkan dan disembelih seperti hewan kurban lainnya.
Ia menambahkan, secara total pada Hari Raya Idul Adha 2017 tersebut, Polres Kediri melakukan penyembelihan sembilan ekor sapi dan lima ekor kambing. Seluruh hewan ternak tersebut dari jajaran kepolisian di wilayah hukum Polres Kediri.
Terkait dengan jumlah pembagian, ia mengatakan nantinya akan akan dibagikan pada sekitar 1.500 penerima. Polres Kediri juga menyebar kupon untuk mengambil daging. Dalam kesempatan tersebut, pembagian menggunakan kupon berjumlah 1.000 kupon, sementara yang dibagikan secara langsung mencapai 500 bungkus.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
Terkini
-
Ada 182 Laporan Dugaan Kekerasan Daycare Little Aresha, Puluhan Orang Tua Siap Tempuh Jalur Hukum
-
Laporan Warga Gambir Bongkar Jaringan Sabu 3 Kota, Polisi Tangkap 3 Tersangka!
-
Ortu Korban Daycare Little Aresha akan Kirim Petisi ke UGM, Desak Sanksi Dosen yang Diduga Terlibat
-
Mahfud MD: Komisi Reformasi Fokus Benahi Sistem Karier Polri, Bukan Usul Nama Ganti Kapolri
-
Mensos Gus Ipul Berencana Temui KPK Besok, Laporkan Proses Pengadaan di Sekolah Rakyat
-
Hujan Masih Guyur Jabodetabek di Tengah Kemarau, Begini Penjelasan BMKG
-
Bertemu Prabowo 2,5 Jam, Mahfud MD Blak-blakan Soal 'Penyakit' di Tubuh Polri
-
Bukan Misi Rahasia! BAIS TNI: Motif Anggota Siram Air Keras ke Andrie Yunus karena Sakit Hati
-
KPK Cecar Fadia Arafiq Soal Penukaran Valas yang Diduga dari Hasil Korupsi
-
Kena Penggusuran, Belasan Penghuni Rumdis PAM Jaya Benhil Dapat Rp50 Juta dan Rusun Gratis