Suara.com - Jorge Lorenzo menyatakan siap membantu rekan setimnya di tim Ducati, Andrea Dovizioso, untuk menjadi juara dunia MotoGP tahun ini.
Namun demikian, juara dunia lima kali itu merasa momen 'kongkalikong' itu belum tiba.
Peluang Dovizioso menjadi juara dunia musim ini memang sangat besar. Pebalap asal Italia itu kini memimpin klasemen sementara dengan 183 poin dari 12 seri yang telah berlangsung.
Masih ada enam seri yang tersisa. Satu diantaranya balapan di Sirkuit Misano, San Marino, yang akan dilangsungkan, Minggu (10/9/2017).
Sementara itu, peluang Lorenzo untuk merengkuh titel juara dunia sangat kecil. Ini mengingat jarak dengan Dovizioso yang terpaut 93 poin.
"Untuk saat ini, kami belum bicara dengan tim untuk membantu Dovi," kata Lorenzo, dikutip dari Autosport, Rabu (6/9/2017).
"Tapi itu akan dilakukan di akhir musim jika dia tetap berada di posisi sekarang ini," lanjutnya.
"Saat ini, masih ada banyak balapan yang harus dijalani dan saya akan terus berjuang."
"Jika saya bisa punya kesempatan untuk raih kemenangan, saya akan mencoba mengejarnya," pungkas Lorenzo.
Baca Juga: Pemilihan Brasil Jadi Tuan Rumah Olimpiade Diduga karena Menyuap
Berita Terkait
-
MotoGP Belanda 2026: Marc Marquez Incar Hattrick, Pecco Punya Misi Terakhir
-
Marco Bezzecchi vs Marshal: Valentino Rossi Tak Menyangka Muridnya Diskors
-
Bye-bye Teknologi Start! MotoGP Larang Holeshot Device di GP Belanda Demi Keselamatan Pembalap
-
Sprint Race GP Ceko 2026: Bersikap Kasar, Marco Bezzecchi Dilarang Tampil!
-
Pesona Ducati Desmo250 MX: Motor Trail Ber-DNA Superbike, Punya Fitur Quickshifter
Terpopuler
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- 5 HP Memori 256 GB Harga di Bawah Rp2 Juta, Bisa Simpan Ribuan File dan Gaming
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
Terkini
-
Kepercayaan Publik ke Polri Tembus 82,4 Persen, Sari Yuliati: Hasil Kerja Nyata dan Konsistensi
-
Pilih Uya Kuya Pimpin PAN Jakarta, Zulhas: Artis Itu Kreatif dan Kerjanya Produktif
-
HBL Mantiri Dikukuhkan jadi Ketua BPP PPAD Gantikan Try Sutrisno
-
Malam Minggu Spesial di Bundaran HI: Warga Rayakan HUT Jakarta ke-499 Sambil Nonton Konser
-
Soroti Ketimpangan Distribusi MBG, Garuda Institute Dorong BGN Perkuat Akurasi Sasaran
-
Taruna Akmil Masuk Sekolah Rakyat, Amnesty Khawatir Siswa Jadi Korban Militerisasi Pendidikan
-
Resmi! Zulhas Lantik Uya Kuya Pimpin PAN Jakarta Gantikan Eko Patrio
-
GMNI Desak Pemerintah Hentikan Total Program Kopdes Merah Putih: Jangan Boroskan APBN
-
Kemenhan Akui 32 Peserta Hamil Sempat Ikut Latsarmil SPPI, Akhirnya Dipulangkan
-
Gempa Pacitan Terasa hingga Yogyakarta, KAI Sempat Hentikan Perjalanan Kereta