Suara.com - Jumlah korban tewas akibat gempa kuat yang mengguncang Meksiko pada Kamis malam telah meningkat menjadi 65 orang dan sebagian besar korban berada di negara-negara bagian miskin yang paling parah dihantam bencana itu, kata pihak berwenang, Sabtu (9/9/2017).
Luis Felipe Puente, kepala dinas darurat nasional Meksiko, mengatakan tiga jenazah lagi ditemukan di negara bagian Chiapas dan satu lainnya di Juchitan, kota pesisir di dekat Oaxaca, negara bagian yang paling banyak mencatat korban tewas.
Gempa bumi 8,1 skala Richter yang menggetarkan daerah pesisir Chiapas pada Kamis itu lebih kuat dibandingkan gempa pada 1985, yang meratakan Kota Meksiko dan menewaskan ribuan orang.
Di Juchitan, ribuan rumah runtuh, kata pihak berwenang.
Upaya-upaya penyelamatan di daerah selatan terus berlangsung hingga Sabtu. Banyak orang yang terkena dampak paling buruk masih belum yakin untuk kembali ke dalam bangunan. Mereka khawatir bahwa bangunan yang kekuatannya sudah lemah itu akan roboh karena gempa susulan.
Gempa pada Kamis itu merupakan yang paling kuat menghantam Meksiko sejak gempa lainnya pada 1932, yang berkekuatan 8,1 skala Richter.
Badan pengawas geologi Amerika Serikat, U.S. Geological Survey, mengatakan bahwa gempa pada 1985 tercatat berkekuatan 8,0 skala Richter namun pusat gempa berada lebih dekat dengan Kota Meksiko. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
Terkini
-
Mendagri Tegaskan Realisasi Program Perumahan Rakyat Akan Dorong Kemajuan Daerah
-
Hakim Siap Jemput Bola! Andrie Yunus Absen Sidang Demi Operasi Cangkok Kulit Akibat Air Keras
-
Misteri Hilangnya Pebisnis Berakhir Horor, Polisi Temukan Jasad dalam Perut Buaya Raksasa
-
Singapura Wacanakan Hukuman Cambuk untuk Siswa Pelaku Perundungan, Tuai Pro dan Kontra
-
KPK: ASN Cilacap Sampai Harus Ngutang demi Setor Uang Rp10 Juta ke Bupati Syamsul Auliya
-
Ekonomi Dunia Terancam 'Kiamat', Donald Trump Mulai Keder Hadapi Ketangguhan Iran di Selat Hormuz
-
Sidang Perdana Korupsi Bea Cukai: Bos Blueray Cargo John Field Hadapi Pembacaan Dakwaan
-
Mendagri: Program Tiga Juta Rumah Wujud Kepedulian Presiden kepada "Rakyat Kecil"
-
Mendagri: Program 3 Juta Rumah Percepat Akses Hunian Layak bagi Masyarakat Kurang Mampu
-
Polisi Buru Kiai Ashari! Tersangka Cabul Santri Ponpes Pati Bakal Dijemput Paksa Jika Mangkir