Suara.com - Pemerintah Provinsi Jakarta menegaskan keseriusannya untuk mengimplementasikan Peraturan Daerah Nomor 5 tahun 2014 tentang kewajiban memiliki garasi bagi warga yang memiliki mobil.
Gubernur Jakarta Djarot Saiful Hidayat mengatakan pemerintah akan melakukan kerjasama dengan Ditlantas Polda Metro Jaya. Rencananya, Selasa (12/9/2017) akan dilangsungkan penandatanganan kerjasama untuk menjadikan kepemilikan garasi sebagai syarat penerbitan STNK.
"Makanya besok kami akan kerjasama dengan polda untuk penerbitan STNK, ini butuh ada PKS sama Polda. Mereka yang betul-betul punya garasi, itu bisa terbit STNK-nya," ujar Djarot di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (11/9/2017).
Djaror berharap aturan ini bisa cepat terselesaikan. Dengan begitu ruas jalan di Jakarta bisa semakin tertib setelah tidak ada warga yang memarkirkan kendaraannya di pinggir jalan.
"Tugasnya pemerintah itu kan mengatur supaya tertib, mobil diatur, sepeda motor di atur, arus lalu lintas diatur supaya ada keteraturan sosial," kata Djarot.
Dalam Pasal 140 menyebutkan masyarakat yang ingin beli kendaraan bermotor wajib memiliki garasi mobil. Jika tidak memiliki garasi, masyarakat masih bisa membeli mobil dengan jaminan mau menitipkan kendaraannya di tempat penyimpanan mobil.
"Mereka harus menyediakan garasi, atau ada jaminan bahwa dia punya garasi untuk penerbitan STNK dia," katanya.
Warga, kata Djarot, harus meminta surat keterangan kepemilikan garasi lebih dulu dari kelurahan setempat jika mau membeli mobil.
Baca Juga: Kasus Debora, Djarot: "Hidup Seseorang Harus Diprioritaskan"
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan