Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian menunjuk Komjen Pol Putut Eko Bayuseno untuk menjabat sebagai Inspektur Pengawasan Umum (Irwasum) Polri. Penunjukkan tersebut dilakukan karena Irwasum Polri Komjen Pol Dwi Priyatno akan memasuki masa pensiun.
Mutasi tersebut tercantum dalam Surat Telegram bernomor ST/2194/IX/2017 tertanggal 13 September 2017.
Kepala Bagian Penerangan Umum (Kabagpenum) Polri Kombes Pol Martinus Sitompul di Jakarta, Rabu malam (13/9/2017) membenarkan adanya mutasi tersebut. "Iya, TR-nya baru keluar," katanya.
Martinus mengatakan mutasi ini merupakan penyegaran bagi sebuah institusi Polri untuk mengoptimalkan dan meningkatkan kinerja institusi.
"Mutasi itu merupakan sesuatu yang rutin dalam rangka tour of duty dan tour of area. Ada juga yang memasuki masa pensiunan (Irwasum Polri), sehingga perlu diganti," kata Martinus.
Sementara jabatan yang ditinggal Putut, yakni Kepala Badan Pemelihara Keamanan (Kabaharkam) akan diisi oleh Komjen Pol Moechgiyarto yang sebelumnya menjabat Kalemdiklat Polri.
Di telegram itu tertera bahwa Tito mengangkat Irjen Pol Unggung Cahyono yang merupakan Aslog Kapolri menjadi Kalemdiklat Polri. Posisi Kalemdiklat akan membuat Unggung mendapat promosi bintang tiga (komjen).
Sementara Brigjen Pol Asep Suhendar yang sebelumnya menjabat Sahlijemen Kapolri akan mengisi jabatan yang ditinggalkan Unggung.
Baca Juga: Presiden Harus Perintahkan Kapolri dan Jaksa Agung Dukung KPK
Kemudian posisi Sahlijemen Kapolri akan ditempati Brigjen Pol Anton Wahono yang saat ini menjabat Kapolda Bangka Belitung.
Dalam TR tersebut tercatat bahwa Kapolri juga mengangkat Brigjen Pol Syaiful Zachri menjadi Kapolda Babel, posisi yang ditinggalkan Anton Wahono. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Respon Cepat Aduan, Kemnaker Pastikan Aturan Outsourcing 2026 Bakal Direvisi
-
Akademisi UI Kritik Kehadiran Aparat di Kampus Saat Ujian Doktoral Dokter Tifa
-
Gubernur Jateng Garansi Izin Kapal Nelayan Kecil Gratis: Ketemu Pungutan, Laporkan!
-
iPhone XS Bekas Koruptor Laku Rp34 Juta, KPK Jamin Data Sudah Factory Reset
-
Qodari Tolak Negosiasi Program MBG, Pengamat Nilai Bisa Picu Protes Publik Lebih Besar
-
Bukan Dibegal, Dua Korban Tewas di Selokan Bekasi Ternyata Korban Tawuran
-
Rano Karno Menangis di Sidang Paripurna HUT Jakarta: 'Jejak Jutaan Langkah, Keringat, dan Harapan'
-
Menteri PPPA Ungkap Kondisi Perempuan yang Diduga Disekap Pacar Selama Tiga Tahun di Bandung
-
KPK Bongkar Dedi Congor Nikmati Uang Panas Rp30 Miliar dari Kasus Bea Cukai
-
Jejak Pelarian Michael Steven Berakhir: Buronan Kasus Pasar Modal Rp337 M Dipulangkan ke RI