Suara.com - Karena dianggap tak jera dan malah mengejek, Ketua Advokat Muda Muannas Al Aidid akan kembali melaporkan Jonru Ginting lagi ke kantor polisi. Sebelumnya Jonru dipolisikan dalam kasus hate speech, nanti akan dipolisikan dalam kasus pencemaran nama baik.
"Ketika dilaporkan dia (Jonru) tidak jera, kan, dia plintir Al Aidid jadi Aidit (tokoh PKI D. N. Aidit). Pemelintiran itu patut diduga upaya giring bahwa saya ada kekeluargaan dengan Aidit. itu kan bentuk ketidakpuasan atas laporan," kata Muannas, Jumat (15/9/2017).
Menurut Muannas pelintiran tersebut mencoreng marga Al Aidid yang masih keturunan Nabi Muhammad SAW.
"Marga Al Aidid adalah marga orang Arab yang merupakan keturunan Rasulullah singkatnya adalah habaib, sama dengan Alatas, Assegaf," katanya.
Muannas mengatakan sudah melaporkan kasus itu kepada perkumpulan keluarga Al Aidid di Jakarta Selatan. Muannas menduga Jonru sengaja menggiring opini dengan mengait-ngaitkan keluarga komunis.
"Kami sudah sampaikan keluarga Al aidid jaksel. sudah sampaikan surat terbuka saya sudah sampaikan," katanya.
Jonru dilaporkan Muannas untuk pertamakalinya ke Polda Metro Jaya pada Kamis (31/8/2017). Jonru dilaporkan dengan Pasal 28 ayat 2 juncto Pasal 45 ayat 2 Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik.
Sesudah Muannas, giliran praktisi hukum Muhammad Zakir Rasyidin melaporkan Jonru ke Polda Metro Jaya dalam kasus dugaan hate speech.
Tag
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit
-
Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru
-
Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate
-
Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?
-
Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus
-
Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?
-
Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos
-
Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!
-
Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli
-
Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat