Suara.com - Kementerian Kesehatan memerintahkan Dinas Kesehatan Provinsi Lampung untuk menindaklanjuti kasus jenazah bayi Belin Istana.
Berlin merupakan anak pasangan suami istri, Ardiansyah (40) dan Delvi Sari (31). Sambil menangis, Delvi Sari membopong jenazah Berlin Istana di angkutan umum karena tak segera mendapatkan pelayanan ambulance dari Rumah Sakit Umum Daerah Abdul Moeloek, Bandar Lampung, gara-gara masalah biaya. Bayi berusia satu bulan 10 haru itu meninggal dunia di rumah sakit tersebut usai operasi, Rabu (20/9/2017).
"Kemenkes memerintahkan Dinas Kesehatan Provinsi Lampung untuk segera menangani dan menyelesaikan kasus ini sesuai kewenangannya," kata Kepala Biro Komunikasi dan Pelayanan Publik Kementerian Kesehatan Oscar Primadi kepada Suara.com, Jumat (22/9/2017).
Oscar mengatakan petugas rumah sakit yang terbukti tidak memberikan layanan optimal kepada masyarakat harus dijatuhi sanksi tegas.
"Kemenkes meminta kepada rumah sakit untuk memberikan sanksi tegas jika terbukti ada oknum petugas rumah sakit yang tidak memberikan layanan sesuai standar dan ketentuan perundangan," ujar dia.
Oscar mengatakan pada 19 September 2017, Direktur Jenderal Pelayanan Kesehatan Kemenkes telah mengeluarkan surat edaran tentang kewajiban pelayanan kesehatan kepada pasien, termasuk pelayanan ambulance, sebagai pelaksanaan fungsi sosial rumah sakit. Edaran ini sebagai wujud penguatan dan pembinaan kemenkes kepada dinas kesehatan provinsi dan kebupaten atau kota.
"Sesungguhnya aturan pelayanan ambulance sudah cukup diatur, baik kepada pasien JKN maupun sebagai pelaksanaan fungsi sosial. Oleh karenanya Dinas Kesehatan harus lebih intensif melakukan pembinaan teknis dan pengawasan kepada fasyankes khususnya rumah sakit," kata dia.
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- 6 Sepeda Lipat Alternatif Brompton, Harga Murah Kualitas Tak Kalah
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
Pilihan
-
Hakim di PN Depok Tertangkap Tangan KPK, Diduga Terlibat Suap Ratusan Juta!
-
Eks Asisten Pelatih Timnas Indonesia Alex Pastoor Tersandung Skandal di Belanda
-
KPK Amankan Uang Ratusan Juta Rupiah Saat OTT di Depok
-
KPK Gelar OTT Mendadak di Depok, Siapa yang Terjaring Kali Ini?
-
Persib Resmi Rekrut Striker Madrid Sergio Castel, Cuma Dikasih Kontrak Pendek
Terkini
-
Gus Ipul Serukan Gerakan Peduli Tetangga, Perkuat Data Lindungi Warga Rentan
-
Sudah Tiba di Jakarta, PM Australia Segera Bertemu Prabowo di Istana
-
Gus Ipul dan Kepala Daerah Komitmen Buka 8 Sekolah Rakyat Baru
-
RS Tolak Pasien karena JKN Nonaktif, Mensos Gus Ipul: Mestinya Disanksi BPJS, Tutup Rumah Sakitnya
-
Mensos Gus Ipul: RS Tak Boleh Tolak Pasien BPJS Penerima Bantuan Iuran
-
Wamendagri Wiyagus Lepas Praja IPDN Gelombang II, Percepat Pemulihan Pascabencana Aceh Tamiang
-
Kasatgas PRR Ingatkan Pemda yang Lambat Kirim Data Penerima Bantuan Bencana
-
Satgas PRR Resmikan Huntara di Tapanuli Selatan dan Tujuh Kabupaten Lain Secara Serempak
-
Kasus Tragis Anak di Ngada NTT, Pakar Sebut Kegagalan Sistem Deteksi Dini dan Layanan Sosial
-
Hakim di PN Depok Tertangkap Tangan KPK, Diduga Terlibat Suap Ratusan Juta!