Suara.com - Dua orang jamaah haji asal Sulawesi Tenggara (Sultra) masih tertinggal di Madinah Arab Saudi karena dalam perawatan akibat sakit yang dialami.
Kepala Bidang Penyelenggara Haji dan Umrah Kanwil Kemenag Sultra, Wa Masi, mengatakan dua jamaah hari tersebut adalah Siti Nurbaya dari Kota Baubau dan Laode Haruna dari Kabupaten Buton.
"Dua jamaah ini tergabung dalam kloter 22 UPG yang seharusnya tiba hari ini bersama rekannya yang lain," katanya di Makassar, Rabu (27/9/2017) seperti dilaporkan Antara.
Menurut Wa Masi, kondisi kedua jamaah tersebut sudah semakin membaik sehingga akan diusahakan bisa menyusul ke tanah air. Rencananya mereka bergabung dengan salah kelompok terbang (kloter) Ujung Pandang yang akan kembali ke Indonesia.
"Semoga dua jamaah ini bisa secepatnya kembali ke tanah air kalau kesehatan sudah pulih atau sudah mendapakan rekomendasi dari medis untuk dipulangkan," katanya.
Hingga saat ini, seluruh jamaah haji Sultra yang tergabung dalam lima kelompok terbang sudah kembali ke tanah air, minus dua orang tersebut.
"Jumlah jamaah yang berangkat tanah suci ada 2.022 orang, tetapi ada empat orang yang meninggal sehingga yang kembali hanya 2.018 orang termasuk yang dua orang masih di Madinah," ujarnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Soal Ketimpangan Personel Polri, Kapolri: Ada yang Harus Dirampingkan dan Diperkuat
-
Jangan Cuma Salahkan Sopir! DPR Soroti Kondisi Jalan Nasional di Balik Kecelakaan Maut Bus ALS
-
Resmi! Muktamar ke-35 NU Digelar 1-5 Agustus 2026, Siap Pilih Ketum PBNU dan Rais Aam
-
Listyo Sigit Buka Suara soal Rekomendasi Calon Kapolri Harus Punya Sisa Masa Dinas 2-3 Tahun
-
Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budhi Utama Muncul di Dakwaan Korupsi, Menkeu: Tak Dinonaktifkan
-
Gus Ipul Bantah Tahan SK Jelang Muktamar PBNU: Itu Kabar Menyesatkan
-
Motif 'Sakit Hati' Gugur di Persidangan! TAUD: Serangan ke Andrie Yunus Itu Operasi, Bukan Dendam
-
Hakim Nur Sari Semprot Dirjen Binwasnaker Fahrurozi: Saudara Lahir di Kemnaker, Masa Tidak Tahu?
-
PBNU Tetapkan Jadwal Muktamar ke-35 Agustus 2026, NTB hingga Jatim 'Berebut' Jadi Tuan Rumah
-
Pengamat UMY Sebut Prabowo Rugi Besar Jika 'Pelihara' Homeless Media: Itu Membodohi Publik