Suara.com - Polisi belum dapat memastikan apakah ada anak di bawah umur yang menjadi mitra situs nikahsirri.com.
"Untuk yang mitra (dibawah umur). Kami belum membuka ya, karena masih ada kerusakan jaringan. Itu jaringan dari akun (nikahsirri.com). Bukan dari jaringan Wifi. Kami akan koreksi nanti dengan tersangka," kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Raden Prabowo Argo Yuwono di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Kamis (28/9/2017).
Argo meminta pemilik situs nikahsirri.com, Aris Wahyudi, untuk membuka situs kontroversial itu.
"Dia (Aris) kan mempunyai domain nya. Itu biar kami buka dan mengetahui ya. Dari mana katagori - katagori atau statisik yang ada didalam situs itu," ujar Argo.
Berdasarkan keterangan tersangka Aris, sejak situs diluncurkan dan mendapatkan 5.670 member dan 300 mitra, belum ada member dan mitra yang dinikahkan secara siri.
"Belum ada ya, data belum ada. Kami baru akan mencari membuka dari domain itu. Nanti kalau sudah kami dapatkan kami cross check. Jadi kami tidak bisa dalam satu pihak yang kami gunakan. Itu kan harus ada barang bukti atau alat bukti yang kami dapatkan baru kami kroscek dengan tersangka," ujar Argo.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- 6 Sepeda Lipat Alternatif Brompton, Harga Murah Kualitas Tak Kalah
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
Pilihan
-
Hakim di PN Depok Tertangkap Tangan KPK, Diduga Terlibat Suap Ratusan Juta!
-
Eks Asisten Pelatih Timnas Indonesia Alex Pastoor Tersandung Skandal di Belanda
-
KPK Amankan Uang Ratusan Juta Rupiah Saat OTT di Depok
-
KPK Gelar OTT Mendadak di Depok, Siapa yang Terjaring Kali Ini?
-
Persib Resmi Rekrut Striker Madrid Sergio Castel, Cuma Dikasih Kontrak Pendek
Terkini
-
Gus Ipul Serukan Gerakan Peduli Tetangga, Perkuat Data Lindungi Warga Rentan
-
Sudah Tiba di Jakarta, PM Australia Segera Bertemu Prabowo di Istana
-
Gus Ipul dan Kepala Daerah Komitmen Buka 8 Sekolah Rakyat Baru
-
RS Tolak Pasien karena JKN Nonaktif, Mensos Gus Ipul: Mestinya Disanksi BPJS, Tutup Rumah Sakitnya
-
Mensos Gus Ipul: RS Tak Boleh Tolak Pasien BPJS Penerima Bantuan Iuran
-
Wamendagri Wiyagus Lepas Praja IPDN Gelombang II, Percepat Pemulihan Pascabencana Aceh Tamiang
-
Kasatgas PRR Ingatkan Pemda yang Lambat Kirim Data Penerima Bantuan Bencana
-
Satgas PRR Resmikan Huntara di Tapanuli Selatan dan Tujuh Kabupaten Lain Secara Serempak
-
Kasus Tragis Anak di Ngada NTT, Pakar Sebut Kegagalan Sistem Deteksi Dini dan Layanan Sosial
-
Hakim di PN Depok Tertangkap Tangan KPK, Diduga Terlibat Suap Ratusan Juta!