Suara.com - Jarot Wahyudi menangis tersedu-sedu sembari menahan sakit, tatkala diikat di tiang lapangan bulu tangkis di Kebon Duren, RT6/RW7 Kelurahan Kalimulya, Kecamatan Cilodong, Kota Depok, Jawa barat.
Laki-laki berusia 40 tahun itu diikat sebagai hukuman karena tepergok warga mencuri kotak amal di musala setempat, Jumat (29/9/2017).
Kasubag Humas Polresta Depok Ajun Komisaris Sutrisno mengatakan, pelaku tepergok tengah mencongkel gembok kotak amal musala oleh warga.
"Sebelum polisi datang, pelaku sudah dipukuli dan ‘dijemur’ warga di lapangan bulu tangkis. Setelahnya, ia dibawa ke Polsek Sukmajaya untuk dimintakan keterangan,” tutur Sutrisno, Sabtu (30/9).
Ia mengatakan, Jarot melakukan aksinya menjelang salat Jumat. Karena warga sekitar salat Jumat di masjid, maka musala itu relatif sepi.
Saat itulah Jarot mencuri kotak amal memakai obeng dan linggis. Kedua alat itu juga ditemukan warga di tempat kejadian perkara.
”Pelaku yang mengakui memunyai tiga orang anak sudah ditahan. Dia dikenakan Pasal 363 KUHP tentang Pencurian dengan pemberatan. Kalau terbukti bersalah, dia terancam dipenjara di atas 5 tahun,” tandasnya.
Baca Juga: Dijaga Ketat, Muslim Syiah Semarang Gelar Peringatan Asyura
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional
-
33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi
-
Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia
-
Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF
-
Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan
-
Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China
-
Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah
-
Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP
-
Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun
-
Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara