Suara.com - Indah Pujiyanti tidak menyangka surat yang ia kirim ke mantan gubernur Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dibalas cepat. Surat itu dibalas dua hari dengan tulisan tangan Ahok dari rumah tahanan Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat.
Indah adalah pekerja harian lepas di bagian Biro Umum Pemprov DKI, kesehariannya ia bertugas untuk menyiapkan makanan Ahok saat siang dan malam hari.
"Aku nggak sangkanya secepat itu dibalas. Aku waktu itu ngirim Selasa pekan ini, dibalasnya Kamis," ujar Indah di Balai Kota DKI Jakarta, Jumat (6/10/2017).
Indah tidak langsung mengirimkan surat itu ke tempat Ahok menjalani masa tahanan kasus penodaan agama. Tapi, surat itu dititipkan ke staf Ahok, Sakti.
Rekaman video Indah menangis saat membaca balasan surat Ahok diposting ke akun Instagram @basukibtp oleh tim BTP. Selain video itu, ada juga postingan foto ketika Ahok memberikan surprise ketika Indah ulang tahun.
Kata Indah, peristiwa tersebut sekitar tahun 2013, ketika Ahok masih menjadi gubernur Jakarta.
"Waktu itu ruangannya di sini, yang Pak Djarot pakai, itu juga malem, karena aku kan nggak tahu (mau dikasih kejutan). Abis selesai nyiapin makan malam Bapak, tiba-tiba 'Mbak Indah dipanggil Bapak', tahu-tahunya eh di dalam ada kue tart," kata Indah.
Hal itu yang membuat Indah paling berkesan dengan kepemimpinan Ahok. Sehingga ia berinisiatif mengirimkan ucapan terima kasih.
Sejak 1995, Indah telah bekerja sebagai petugas kebersihan di Balai Kota DKI. Saat itu Gubernur Jakarta dijabat Soerjadi Soedirdja.
Baca Juga: Kangen, Ini Surat Mengharukan PHL Pemprov DKI untuk Ahok
Kemudian, Indah mengatakan wakil gubernur Jakarta sebelum Ahok baik-baik. Buktinya, ia pernah diberangkatkan umrah oleh mantan wakil gubernur Jakarta Prijanto.
"Waktu itu sama Pak Prijanto diberangkatin umrah. Alhamdulillah (bisa dekat dengan pejabat)," kata Indah.
Selama menjabat sebagai gubernur Jakarta, Ahok memiliki banyak makanan favorit. Suami Veronica Tan itu tidak terlalu suka makan gorengam.
"Sukanya kayak ayam dikukus. Kalau ikan juga senengnya gitu. Bapak sukanya makanan tradisional gitu," kata dia
Kata Indah, Ahok selalu meminta disediakan sayuran, daging, ikan, dan ayam. Selain itu, Ahok juga suka makan buah-buahan, salah satunya pisang.
"Kesukaan bapak kan pisang lampung. Jam 11.00 WIB itu kita udah siap-siapkan makan, pukul 11.30 sudah dihidangkan. Kalau di mejanya selalu ada buah pisang, terus biskuit dan roti, setiap hari," kata dia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Benarkah Demo Mahasiswa Ditunggangi? Ini Alasan Mengapa PDIP Dicurigai
-
Wamensos Apresiasi Dukungan ESQ Group untuk Pendidikan dan Karier Siswa Sekolah Rakyat
-
Sekolah Rakyat Ubah Jalan Hidup Aldo, Mantan Tukang Las Kini Punya Impian ke Negeri Sakura
-
Bupati Kediri Apresiasi Capaian Siswa Sekolah Rakyat dalam Open House 2026
-
Rano Karno Janji Tuntaskan Banjir Abadi Joglo: Jalan Ambles Aja Kita Perbaiki
-
Washington D.C. Kalah, Jakarta Masuk Peringkat 53 Kota Terbaik Dunia
-
Gaya Dasco Hadapi Aksi Mahasiswa Dipuji, Peneliti: Dobrak Eksklusivitas Senayan
-
Polisi Tangkap 4 Terduga Pelaku Terkait Tewasnya Dua Pria di Saluran Air Bekasi
-
Rano Karno Ajak Generasi Muda Rawat Sejarah dan Hidupkan Nilai Kebudayaan Bangsa
-
Rano Karno: Indonesia Saat Ini Butuh Keberanian Bung Karno