Suara.com - Hubungan antara Iran dan Amerika Serikat kembali memanas, setelah seorang jenderal Garda Revolusi negeri para Mullah tersebut menyebut Presiden Donald Trump merupakan “kembaran” pentolan teroris Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) Abu Bakr al-Baghdadi.
Pernyataan tersebut dilontarkan sang jenderal setelah Trump hendak memasukkan Garda Revolusi Iran sebagai kelompok teroris.
"Donald Trump dan al-Baghdadi seperti anak kembar yang tak percaya terhadap semua prinsip diplomasi dan kedaulatan negeri merdeka,” kata wakil komandan politik Korps Garda Revolusi Brigadir Jenderal Rasoul Sanayee Rad, seperti dilansir IRGC Basirat.
Tak hanya itu, Jenderal Rasoul juga menyebut Trump dan al-Baghdadi memunyai kesamaan dalam ambisi mendominasi banyak negara di dunia.
“Trump hendak membangun imperiumnya dengan terus menyerang negara-negara lain. Sedangkan al-Baghdadi ingin membangun kekhalifahan,” terangnya.
Keduanya, kata Rasoul, juga memakai kekuataan bersenjata serta berkarakter tiran untuk mencapai tujuannya masing-masing.
Dengan demikian, terusnya, ISIS maupun AS yang dipimpin oleh mereka masing-masing memunyai tujuan sama, yakni membuat kekacauan dan instabilitas di banyak kawasan dunia.
“Satunya (ISIS) teroris dan satu lagi (AS) ‘elang ekstremis’,” tandasnya.
Baca Juga: Alasan Buah Durian Berbau Busuk
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 Mobil Bekas 60 Jutaan Kapasitas Penumpang di Atas Innova, Keluarga Pasti Suka!
- 5 Sepatu Lokal Senyaman Skechers, Tanpa Tali untuk Jalan Kaki Lansia
- 9 Sepatu Puma yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- Cek Fakta: Viral Ferdy Sambo Ditemukan Meninggal di Penjara, Benarkah?
- 5 Sepatu New Balance yang Diskon 50% di Foot Locker Sambut Akhir Tahun
Pilihan
-
4 HP Memori Jumbo Paling Murah dengan RAM 12 GB untuk Gaming Lancar
-
In This Economy: Banyolan Gen Z Hadapi Anomali Biaya Hidup di Sepanjang 2025
-
Ramalan Menkeu Purbaya soal IHSG Tembus 9.000 di Akhir Tahun Gagal Total
-
Tor Monitor! Ini Daftar Saham IPO Paling Gacor di 2025
-
Daftar Saham IPO Paling Boncos di 2025
Terkini
-
Prabowo Soal Bantuan Bencana: Pemerintah Terbuka, Asal Tulus dan Jelas Mekanismenya
-
Palak Pedagang Pakai Sajam, Dua Preman 'Penguasa' BKT Diringkus Polisi
-
Mendagri Tito Dampingi Presiden Tinjau Progres Pembangunan Infrastruktur di Tapanuli Selatan
-
Hadapi 7.426 Kasus Narkoba, Pemprov DKI Siapkan Tiga Strategi Utama di 2026
-
Blak-blakan Prabowo, Ini Alasan Banjir Sumatra Tak Jadi Bencana Nasional
-
Tak Punya SIM, Pengemudi Civic Hantam Separator dan Bus TransJakarta di Bundaran HI
-
Demokrat Murka SBY Dituduh Dalang Ijazah Palsu Jokowi, Akun TikTok Diberi 3 Hari untuk Minta Maaf
-
Tunjukkan Empati, Warga Bukittinggi Rayakan Tahun Baru di Jam Gadang Tanpa Pesta Kembang Api
-
Kemenag Serahkan Bantuan Rp10,2 Miliar untuk Penyintas Banjir Sumatra Barat
-
Polisi Selidiki Teror ke DJ Donny, dari Kiriman Bangkai Ayam hingga Bom Molotov