Suara.com - Beberapa waktu yang lalu, Kepala Kepolisian Resor Metro Jakarta Utara Komisaris Besar Dwiyono menjenguk Fitri Kumala Dewi yang sedang menjalani perawatan di Rumah Sakit Koja.
Fitri Kumala Dewi merupakan ibu yang melahirkan anak ketiga di dalam mobil dinas polisi pada Kamis (12/10/2017).
Kehadiran polisi nomor satu di Jakarta Utara untuk memastikan kondisi kesehatan Fitri Kumala Dewi dan anaknya.
Selain itu juga untuk memberikan bantuan kepada keluarga tersebut. Dalam kesempatan itu, Kapolres yang didampingi sejumlah anggota nampak menggendong bayi.
Dalam kunjungan, Kapolres mendapat kehormatan dari keluarga. Dia diminta untuk memberikan nama anak ketiga dari pasangan Fitri Kumala Dewi dan Muhammad Said.
Kapolres memberikan nama Azkadina Bhayangkari.
Menolong
Sepulang dari menyambangi tokoh masyarakat di daerah Tanah Merah Koja, Komisaris Jubaedi dan Iptu Suparno melitas di wilayah RW 7, Kecamatan Koja, Kelurahan Tugu Utara. Di tengah jalan, tiba-tiba ada warga yang memberhentikan mobil yang dikendarai kedua anggota.
Ternyata ketika itu ada warga sedang mau melahirkan. Mereka meminta tolong agar dibantu mengantarkan ke RS Koja.
Mereka terpaksa menghentikan mobil patroli karena sebelumnya sudah beberapakali memberhentikan taksi dan memesan taksi online, tak ada yang mau.
Dengan sigap Kompol Jubaedi langsung membopong dan membawa Fitri Kumala Dewi ke RS Koja.
Selama di perjalanan, Fitri merintih kesakitan. Ketika melintasi di Pasar Uler Plumpang, tepatnya di sebelah Danau Rawa Badak, Fitri sudah tidak kuat dan akhirnya melahirkan di dalam mobil dinas polisi.
Sambil menggendong bayinya dengan tali pusar yang masih menggantung, Kompol Jubaidi dan Iptu Suparno membawa keduanya ke UGD RS Koja untuk mendapatkan pertolongan medis.
Fitri dan anaknya selamat karena mendapatkan pertolongan tepat waktu.
Fitri dan mertuanya serta berterimakasih kepada Jubaedi dan Suparno. Mereka mengapresiasi pertolongan mereka. Inilah yang disebut dengan: polisi bukan sekedar profesi, melainkan jalan untuk mengabdi kepada masyarakat.
Berita Terkait
-
Jelajah Kuliner Unik di Come See Mie Fest 2026: Kartu yang Bisa Dimakan hingga Mi Earl Grey
-
11 Fakta Unik Piala Dunia 2026 di Meksiko, Kanada, dan Amerika Serikat
-
Kisah Maling Mobil Masih Punya Hati Nurani: Putar Balik saat Tahu Ada Anak Kecil Terbawa
-
Fakta Unik Festival Musik Coachella: dari Menginap Sampai Tiket Rp150 Juta
-
9 Fakta Unik tentang Iran, Acungkan Jempol sama Artinya dengan Jari Tengah
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya
-
KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar
-
Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat
-
19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!
-
Riset Ungkap Skema Hibah dan Pinjaman Lunak Paling Efektif Danai PLTS Komunitas
-
Hari Pelaut Sedunia, Pelindo Dukung Potensi Ekonomi di Selat Malaka
-
Prabowo Percepat Pengembangan Mobil Nasional hingga Farmasi, Kampus Diminta Kejar Kebutuhan SDM
-
Geledah Kantor BKP Sumsel, KPK Temukan Bukti Upaya Ubah Opini WTP Usai Bupati Muara Enim Kena OTT