Suara.com - Gempa tektonik magnitudo 4,4 Skala Richter (SR) terasa menguncang wilayah Kabupaten Aceh Barat, Provinsi Aceh, Selasa (17/10/2017) pukul 20.30 WIB.
Guncangan gempa tersebut dirasakan sejumlah masyarakat seperti di wilayah Kecamatan Johan Pahlawan, meski hanya terhitung sekitar tiga detik, namun getaran gempa cukup terasa di suasana ketenangan masyarakat.
"Saya kebetulan lagi istirahat di rumah, tiba-tiba terasa seperti berayun sekitar tiga detik dan saya lihat lampu yang tersangkut bergoyang, saya sadar bahwa itu gempa," kata Agus, salah seorang warga Desa Blang Beurandang.
Data yang dirilis Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menjelaskan titik koordinat gempa berada lokasi 3.78 Lintang Utara (LU), 96.01 Bujur Timur (BT) di laut, 65 kilometer Barat Daya Kabupaten Nagan Raya, Aceh, kedalaman 23 km.
Beberapa warga yang tinggal di Kabupaten Nagan Raya yang ditanyai mengaku merasakan getaran gempa tersebut walaupun hanya sesaat dan tidak begitu kuat, hingga kini belum diketahui dampak gempa tersebut terhadap infrastruktur bangunan rusak ataupun tidak.
Gempa tektonik tersebut dinyatakan tidak berpotensi tsunami dan hingga satu jam berselang pascagempa 4,4 SR ini, belum ada laporan masyarakat yang panik maupun mengalami kerugian materil di wilayah Aceh Barat. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan