Suara.com - Pasangan Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta, Anies Rasyid Baswedan dan Sandiaga Salahudin Uno, merasa senang sudah mendapat dan menggunakan kartu identitas pemprov.
Anies-Sandi menggunakan kartu identitas tersebut dan dipasangkan di kemeja kokonya berwarna putih.
"Kami sudah memiliki kartu identitas ini," kata Anies di Balaikota DKI Jakarta, Kamis (19/10/2017) pagi, sambil memperlihatkan kepada para awak media.
Namun, di kartu identitas itu tidak ada Nomor Induk Pegawai (NIP). Kamis ini adalah hari ketiga Anies-Sandi mulai bertugas sebagai pemimpin baru Jakarta. Keduanya menggunakan baju adat Betawi yang terdiri dari kemeja koko dan celana panjang hitam.
Tak hanya itu, mereka juga memakai peci warna hitam serta selendang batik motif ondel-ondel, di mana Anies menggunakan selendang warna biru dan Sandi berwarna merah. "Hari ini peraturannya menggunakan baju adat," kata Anies.
Sementara itu, sepatunya Sandi masih tetap menggunakan sepatu kets hasil produksi dari usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) bermerek 910.
"Saya belum ada yang pas, oh yah sudah ada Pergub, saya mohon diskresi Pak Gubernur, saya boleh pakai sepatu kets sementara ini," kata Sandi kepada Anies yang berada di sebelahnya. Anies mengatakan boleh.
Berita Terkait
-
Catatan Shamsi Ali: Pribumi vs Non Pribumi Pidato Gubernur Anies
-
Prabowo Pernah Minta Sandiaga Temui Luhut Bahas Proyek Reklamasi
-
6 Proyek Era Ahok Terancam Molor, Anies: Karena Tak Terkoordinasi
-
Lucunya Kicauan Warganet soal 'Hari Pertama Anies' Bekerja
-
Sudah Dilantik, Apa Harapan Warga kepada Anies Baswedan?
Terpopuler
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- 5 HP Android dengan Kualitas Kamera Setara iPhone 15
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Dinkes DKI Ungkap Penyebab Keracunan 252 Siswa Usai Santap MBG di 3 SDN Kawasan Cakung
-
Bukan Solusi! FSGI Sebut jika Final LCC 4 Pilar MPR Diulang Berdampak Psikis dan Berpotensi Digugat
-
Penjelasan Nadiem Soal Harta Naik Rp4,87 Triliun: Itu Nilai IPO GoTo, Bukan Korupsi Chromebook
-
Asteroid Terdeteksi Mendekat Sangat Cepat ke Arah Orbit Bumi, Jaraknya Lebih Dekat dari Bulan
-
Prostitusi Berkedok Karaoke di Jakbar Terbongkar, Ada Anak di Bawah Umur
-
Dokter Stephen Kornfeld Keluar Ruang Isolasi Biokontainer Meski Hasil Tes Hantavirus Meragukan
-
Momen Haru Nadiem Makarim Peluk Pasukan Ojol Usai Dituntut 18 Tahun Bui: Tuhan Tidak Diam
-
Tol Japek Padat! Simak Jadwal Contraflow KM 55-65 Arah Cikampek Hari Ini
-
Nadiem Makarim Dituntut 18 Tahun Penjara, Jaksa Bongkar Skema Fraud Kerah Putih
-
Bukan Cuma Padamkan Api, Damkar Lamsel Berhasil Bujuk Anak Bengkulu yang Nekat Kabur ke Jakarta