Suara.com - Aksi Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM-SI) saat genap tiga tahun pemerintahan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Muhammad Jusuf Kalla, di depan Istana Merdeka, Jumat hingga Sabtu dini hari (20-21/10/2017), dibubarkan polisi.
Pembubaran tersebut memicu kericuhan antara polisi dan mahasiswa. Imbasnya, 14 mahasiswa peserta aksi ditahan polisi.
Keempatbelas mahasiswa yang ditahan itu ialah Taufik; Wafiq; Yogi; Ardi; Gustriyana; Handriyan Prawitra; Susilo; M Yahya Sifahudin; Rifki Abdul Jabar; Ramdani; M Golbi Darwis; Fauzan Arindra; dan, Insan Munawar.
"Empat belas pengunjuk rasa, masih berstatus saksi. Kami masih meminta keterangan dari mereka. Setelah 1x24 jam akan ketahuan, jadi tersangka atau tidak," kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Prabowo Raden Argo Yuwono, dimPolda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Sabtu (21/10).
Aksi mahasiswa itu dibubarkan, karena demonstrasi hanya dibolehkan hingga pukul 18.00 WIB.
Namun, mahasiswa tetap bertahan hingga pukul 23.30 WIB, lantaran Presiden Joko Widodo tak kunjung bersedia menemui mereka.
Pantauan Suara.com, Sabtu dini hari, polisi berpakaian bebas membubarkan massa yang memblokade akses Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat. Jalan itu sendiri telah ditutup sejak Jumat, pukul 15.00 WIB menyusul aksi tersebut.
Berita Terkait
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 5 Sunscreen Brand Jepang untuk Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harga
Pilihan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
-
Bundaran HI Dijaga Ketat, Solidaritas Warga Mengalir: Ini Titik Logistik untuk Pendemo
-
Jelang Demo Mahasiswa, Bundaran HI Dijaga Ketat: Kendaraan Taktis Siaga, Lalin Masih Normal
Terkini
-
Nama Bupati PALI Muncul di Kasus Suap Audit BPK, KPK Periksa Asgianto Sebagai Saksi
-
Kondisi Terbaru Gunung Semeru, Enam Kali Erupsi dalam Sehari dan Masih Berstatus Siaga
-
Detik-detik Narapidana Narkoba Diborgol Usai Bebas karena Remisi 17 Agustus, Ada Apa?
-
Dedi Mulyadi Sindir Birokrasi Minta Dihormati: Rapat Habis Puluhan Juta, Tapi Rakyat Tetap Menderita
-
Koreksi Data Pidato Presiden: 6 Fakta Realitas Hidup Susanah, Kuli Kain Majun Asal Cileungsi Bogor
-
Bantah Isu Pisah dari NKRI, Ini 6 Pesan Penting Sultan Banten ke-18 untuk Masyarakat
-
Penerbangan Langsung Palembang-Bandung Kembali Hadir, Ini Jadwal dan Harga Tiket Citilink
-
Oknum Petugas Bandara Terlibat Penyelundupan 22 Kg Emas Batangan
-
Mati Lampu hingga 4 Jam, Cek Daftar Wilayah di Palembang yang Terdampak Pemadaman PLN
-
Tarif Rp5 Ribu Dikritik Warga, Sekda Janji Evaluasi Parkir Alun-Alun Tegar Beriman