Suara.com - Forum Rembuk Nasional 2017 telah memberikan rekomendasi kepada Pemerintah. Dalam Rembuk Nasional 2017 di JIExpo, Kemayoran, Jakarta, Senin (24/10/2017) malam, rekomendasi hasil rembuk nasional di bidang percepatan pembangunan infrastruktur dan konektifitas telah memberikan 12 poin rekomendasi.
Menurut Ketua Tim Bidang Rembuk Infrastruktur dan Konektivitas Mohammed Ali Berawi, M.Eng.Sc, PhD, momentum pembangunan infrastruktur ini perlu dijaga agar tercapai kesejahteraan bagi masyarakat Indonesia.
"Pembangunan infrastruktur bertujuan untuk kesejahteraan masyarakat, keadilan sosial dan pertumbuhan ekonomi negara, sehingga perlu dijaga momentumnya dengan terus melakukan percepatan pembangunan infrastruktur dan konektivitas di seluruh wilayah Indonesia dalam rangka menuju bangsa dan negara yg maju dan sejahtera," kata Ali, Selasa (24/10/2017).
Menurutnya, perencanaan dan pembangunan infrastruktur sudah berjalan dengan cukup baik dalam tahun ini. Ini dibuktikan dari cepatnya penyelesaian proyek-proyek yang ada, sehingga manfaatnya akan langsung dirasakan masyarakat.
"Untuk melakukan penyempurnaan dalam rangka percepatan pembangunan saat ini dan akan datang, maka 12 point rekomendasi tersebut diajukan," ujar Ali.
Sekadar diketahui, Rembuk Nasional 2017 yang bertajuk "Membangun untuk Kesejahteraan Rakyat" digelar pada Selasa (25/10/2017) di JIEXPO Kemayoran, Jakarta Pusat. Sebelumnya telah dilakukan rembuk daerah yang dilakukan secara terpisah di 16 universitas di 14 provinsi di Indonesia.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan