Suara.com - Menteri Sosial (Mensos), Khofifah Indar Parawansa meresmikan dan memwisuda Desa Daditunggal, Kecamatan Ploso, Kabupaten Jombang, Jawa Timur menjadi Desa Sejahtera Mandiri berbasis enterpreneurship. Kawasan ini merupakan desa binaan Universitas Ciputra, Surabaya.
"Saya bangga melihat bapak ibu warga Desa Daditunggal, Ploso, Jombang, kini lebih mandiri dan berdaya. Harapannya setelah diwisuda, kehidupan dan kondisi ekonomi semakin baik, warganya makin sejahtera," tutur Khofifah, saat menyampaikan arahan dalam "Wisuda Desa Dampingan Universitas Ciputra", di Kampung Ciputra, Jatim, Sabtu (28/10/2017).
Khofifah mengatakan, warga Desa Daditunggal yang memiliki mata pencaharian sebagai buruh tani sebanyak 617 orang dan pemilik sawah sebanyak 312 orang. Sebagian lainnya adalah peternak dan usaha jasa, seperti PNS, pedagang kecil, tukang jahit, tukang kayu dan pedagang kecil.
"Berdasarkan komposisi tersebut, pendampingan yang diberikan Universitas Ciputra diarahkan kepada peningkatan kapasitas petani, pelatihan pembuatan pupuk organik, dan pemberdayaan karang taruna. Ada juga bantuan rehabilitasi sosial rumah tidak layak huni (RTLH) dari Kementerian Sosial, yang dikembangkan oleh Universitas Ciputra," tutur Khofifah.
Mensos menjelaskan, setelah pendampingan yang dimulai pada 2015, sejumlah hasil sudah dicapai, yakni penjualan beras organik, produk unggulan berupa beras dan kacang-kacangan organik, UPMART atau semacam pasar tradisional untuk menampung hasil usaha.
"Universitas Ciputra mengembangkan mindset dan keterampilan enterpreneurship masyarakat, sehingga dapat mewujudkan masyarakat desa sejahtera mandiri yang memiliki pola pikir, pola sikap dan pola tindak yang enterpreneurial," terang Khofifah.
Perwujudan Nawa Cita Menyejahterakan Warga
Desa Sejahtera Mandiri (DSM) adalah desa yang masyarakatnya memiliki keswadayaan, partisipasi, dan kesetiakawanan sosial yang tinggi untuk memenuhi kebutuhan dasar dan mengembangkan penghidupan berkelanjutan, serta menciptakan nilai tambah bagi produktivitas desa.
"Program ini merupakan perwujudan Nawa Cita butir tiga dari sembilan butir program prioritas pemerintahan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla," terang Khofifah.
DSM lanjutnya, merupakan upaya pemerintah untuk membangun Indonesia dari pinggiran dan membangun Indonesia dari desa, dengan memperkuat daerah-daerah dan desa dalam kerangka negara kesatuan, memperteguh kebhinekaan, dan memperkuat restorasi sosial, serta meningkatkan kualitas hidup manusia dan masyarakat Indonesia. Kriteria desa sasaran adalah memiliki angka PMKS tinggi, memiliki lembaga sosial dengan ikatan sosial sesuai kearifan lokal, adanya potensi partisipasi dan keswadayaan masyarakat, memiliki potensi ekonomi yang mungkin dikembangkan oleh masyarakat miskin.
Sebuah desa dikatakan mandiri apabila memiliki kemampuan untuk memenuhi kebutuhan dasar dan hak dasar bagi warganya, memelihara kearifan lokal, melindungi warga dari berbagai risiko sosial dan ekonmi yang dirasakan, dan mampu mengendalikan konflik sosial yang terjadi di lingkungannya. Secara keseluruhan, Kementerian Sosial telah menggandeng 20 perguruan tinggi di seluruh Indonesia sebagai mitra dalam pengembangan DSM.
Pembangunan desa bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa dan kualitas hidup manusia. Program ini juga bertujuan untuk menanggulangi kemiskinan melalui penyediaan pemenuhan kebutuhan dasar.
"Pemerintah menargetkan dapat mengembangkan 5.000 desa tertinggal dan 2.000 desa mandiri pada 2015-2019. Sementara Kementerian Sosial sendiri menyasar pengembangan 120 desa dengan sebutan Desa Sejahtera Mandiri," kata Mensos.
Berita Terkait
Terpopuler
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- 7 HP Samsung Terbaik untuk Orang Tua: Layar Besar, Baterai Awet
- 30 Link Twibbon Idul Fitri 2026 Simpel Elegan, Cocok Dibagikan ke Grup Kantor dan Rekan Kerja
Pilihan
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
Terkini
-
Fasilitas Natanz Diserang Israel dan AS, Iran Waspada Bencana Nuklir
-
Tak Ada di Rutan KPK, Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah
-
Open House Anies Baswedan: Momen Sampaikan Aspirasi Hingga Karya Lukis
-
Prabowo Minta Kasus Andrie Yunus Diusut Tuntas, Anies Baswedan: Aparat Harus Wujudkan
-
4 Prajurit TNI Jadi Tersangka Kasus Andrie Yunus, Anies Baswedan: Selidiki Sampai Pemberi Perintah!
-
Tak Hadir Open House Anies Baswedan, Tom Lembong Sudah Kirim Pesan Ucapan Lebaran
-
Ngeri! Iran Tembakkan Rudal Balistik Sejauh 2500 Mil Serang Pangkalan AS-Inggris
-
Jangan Salah Paham! Begini Aturan Main Skema WFH 1 Hari Seminggu yang Sedang Digodok Pemerintah
-
Pemerintah Godok Skema WFH untuk ASN, Ini Alasannya
-
Iran Tolak Gencatan Senjata, Menlu Abbas Araghchi: Apa Jaminannya AS-Israel Tak Lagi Menyerang?