Presiden Joko Widodo meresmikan Jalan Tol Bekasi-Cawang-Kampung Melayu (Becakayu) seksi 1B dan 1C, Jakarta, Jumat (3/11).
Di sela acara peresmian seksi 1B dan 1C jalan tol Bekasi - Cawang - Kampung Melayu sepanjang 8,26 kilometer, tadi pagi, banyak hal yang dibicarakan Gubernur Jakarta Anies Baswedan dengan Presiden Joko Widodo.
"Lah, serius dong ngobrol sama Pak Presiden masa nggak serius," ujar Anies di Balai Kota Jakarta, Jumat (3/11/2017).
Anies awalnya terkesan tidak mau mengungkapkan isi pembicaraan dengan Presiden.Setelah didesak, akhirnya dia mau menyampaikan sebagian.
"Kami berbicara tentang Jakarta, kami berbicara tentang bagaimana Jakarta," kata Anies tanpa menjelaskan lebih rinci pembahasan yang dimaksud.
Ketika ditanya apakah proyek reklamasi yang kini dilanjutkan juga disinggung, Anies tidak menjawab.
Ia hanya mengatakan ada saatnya untuk membahas kelanjutan soal reklamasi di teluk Jakarta.
"Saya nggak komentar itu dulu ya," kata Anies.
Pesan Jokowi kepada Anies, di antaranya upaya untuk mengurangi kemacetan. Jalan tol Becakayu diharapkan bisa mengurangi kemacetan di Cipinang, Jakarta Timur - Jakasampurna, Bekasi, Jawa Barat.
Sebelum diselesaikan pemerintahan Jokowi, pembangunan jalan tol Becakayu mangkrak selama 21 tahun.
"Jalan yang tadi diresmikan itu surat perintah SPK tahun 1996 baru di eksekusi lagi tahun 2015 jadi kita obrolkan juga tentang proyek-proyek yang selama ini belum berjalan. Obrolan kami 100 persen tentang kerjaan," kata Anies.
"Lah, serius dong ngobrol sama Pak Presiden masa nggak serius," ujar Anies di Balai Kota Jakarta, Jumat (3/11/2017).
Anies awalnya terkesan tidak mau mengungkapkan isi pembicaraan dengan Presiden.Setelah didesak, akhirnya dia mau menyampaikan sebagian.
"Kami berbicara tentang Jakarta, kami berbicara tentang bagaimana Jakarta," kata Anies tanpa menjelaskan lebih rinci pembahasan yang dimaksud.
Ketika ditanya apakah proyek reklamasi yang kini dilanjutkan juga disinggung, Anies tidak menjawab.
Ia hanya mengatakan ada saatnya untuk membahas kelanjutan soal reklamasi di teluk Jakarta.
"Saya nggak komentar itu dulu ya," kata Anies.
Pesan Jokowi kepada Anies, di antaranya upaya untuk mengurangi kemacetan. Jalan tol Becakayu diharapkan bisa mengurangi kemacetan di Cipinang, Jakarta Timur - Jakasampurna, Bekasi, Jawa Barat.
Sebelum diselesaikan pemerintahan Jokowi, pembangunan jalan tol Becakayu mangkrak selama 21 tahun.
"Jalan yang tadi diresmikan itu surat perintah SPK tahun 1996 baru di eksekusi lagi tahun 2015 jadi kita obrolkan juga tentang proyek-proyek yang selama ini belum berjalan. Obrolan kami 100 persen tentang kerjaan," kata Anies.
Komentar
Berita Terkait
-
Soroti Era SBY dan Jokowi, Purbaya Sebut Mesin Ekonomi Indonesia Pincang Selama 20 Tahun
-
Bahlil Bongkar Perintah Jokowi 4 Hari Setelah Dilantik: Larang Ekspor Bijih Nikel Tanpa Rapat
-
Jokowi Dinobatkan sebagai Sesepuh oleh 9 Raja Timor
-
Tak Hanya Politis, Ini Alasan di Balik Kunjungan Jokowi ke Bumi NTT
-
Jokowi Kunjungi NTT Besok, PSI Singgung Soal Legacy Indonesia Sentris
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- Sunscreen Apa yang Bisa Memudarkan Flek Hitam di Wajah? Ini 9 Rekomendasi Terbaiknya
- PJJ Jakarta 18 Agustus 2026 Besok: Berlaku untuk Sekolah Negeri-Swasta, ASN Boleh WFH 50 Persen
Pilihan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
-
Bundaran HI Dijaga Ketat, Solidaritas Warga Mengalir: Ini Titik Logistik untuk Pendemo
Terkini
-
Cari Bibit Unggul, Ratu Tisha Puji Festival Sepak Bola Rakyat di 5 Kota
-
Investor Asing Bawa Kabur Dana Rp488,49 Miliar, ISAT dan ANTM Banyak Dijual
-
Masa TNI Disuruh Masak?: Gatot Nurmantyo Kritik Masifnya Militer di Program MBG dan Kopdes
-
Lahir di Tengah Cuaca Panas Ekstrem, Bayi Gajah Sumatera di Padang Sugihan Dapat Perawatan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Bukan Modifikasi Cuaca, BMKG Jelaskan Penyebab Hujan yang Guyur Jakarta Hari Ini
-
Ulasan Novel Halaman Terakhir, Ketika Kekuasaan Dapat Membungkam Keadilan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
GMFI Mulai Cari Cuan dari Pesawat Militer
-
9 Dosa Daycare Little Aresha Terungkap di Sidang Perdana, Anak Dikurung hingga Dibiarkan Kehausan