Suara.com - Presiden Joko Widodo menggelar acara resepsi pernikahan anak perempuannya, Kahiyang Ayu dengan Bobby Nasution, di Graha Saba Buana, Solo, Jawa Tengah, Rabu (8/11/2017). Perhelatan ini berlangsung meriah dan dihadiri ribuan undangan.
Pesta resepsi ini dibuat dua sesi, yaitu sesi siang dan sesi malam. Setiap sesinya dibagi lagi menjadi dua bagian.
Pada sesi siang dibagi menjadi pukul 10.30 WIB sampai 11.30 WIB, dan pukul 12.00 WIB sampai 13.00 WIB. Sedangkan sesi malam juga dibagi dua, yaitu pukul 18.30 WIB sampai 19.30 WIB, dan pukul 20.00 WIB sampai 21.00 WIB.
Suara.com mendapatkan kesempatan untuk ikut hadir dalam pesta resepsi ini. Perwakilan Suara.com hadir pada sesi siang pada jam kedua pesta resepsi ini.
Meski sudah disusunkan jadwal, namun ternyata pintu masuk untuk resepsi sesi kedua baru dibuka pada sekitar pukul 12.30 WIB. Pintu terlambat dibuka karena menunggu tamu dari sesi pertama keluar.
Pengamatan Suara.com di lokasi, memasuki pintu masuk terluar, para tamu disambut oleh Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) yang melakukan pengecekan undangan. Setiap tamu yang datang diharuskan menunjukkan undangan. Satu undangan berlaku untuk dua orang tamu.
Setelah pemeriksaan undangan, para tamu diberikan kesempatan untuk mengisi daftar tamu. Umumnya, untuk setiap acara pernikahan, ada kotak sumbangan pernikahan di dekat daftar hadir tamu.
Namun, dalam pernikahan Kahiyang-Bobby ini, tidak ditemukan kotak sumbangan itu. Kotak sumbangan itu malah dijadikan meja, di mana lubang untuk memasukkan uangnya diberi lakban hitam.
Setelah mengisi daftar hadir, kemudian para tamu diarahkan untuk masuk ke halaman Gedung Graha Saba Buana. Di tempat ini dipasangi security door. Setiap tamu yang masuk harus melewati pintu itu dan diperiksa oleh Paspampres.
Setelah melewati security door, tamu tidak langsung masuk ke area pelaminan. Para tamu yang ingin bertemu pengantin harus antre untuk masuk ke area pelaminan tersebut.
Ada sejumlah orang yang menyambut tamu di pintu masuk area pelaminan ini. Salah satu penyambut tamu yang ada di situ adalah Menteri Sekretaris Negara Pratikno.
Di area tunggu ini, terdapat tempat foto booth yang bergaya Jawa klasik. Ada sebuah vespa sebagai atribut fotonya, serta foto Kahiyang dan Bobby menjadi latar belakangnya.
Di area ini pula, disediakan sejumlah kudapan untuk menunggu antrean. Salah satu kudapannya adalah surabi.
Kemudian, setelah mengantre dan diberikan waktu untuk memasuki area pelaminan, pandangan mata langsung disambut oleh dekorasi adat Jawa yang terasa di segala sudut ruangan.
Warna hitam, merah dan emas, menjadi yang paling dominan untuk dekorasi di seluruh sudut arena pelaminan. Dari pintu masuk itu pula, pelaminan langsung kelihatan, di mana Kahiyang dan Bobby tampak berdiri menyalami para tamu.
Setelah masuk pintu tersebut, para tamu diharuskan mengantre untuk bisa bersalaman dengan kedua mempelai. Antrean ini dibuat berbentuk 'letter S' dari pintu masuk ke arah kanan.
Jalur antrean ini melewati booth Martabak Markobar milik anak pertama Presiden Jokowi, Gibran Rakabuming, serta home band pengiring yang menghibur para tamu.
Lantaran tamu yang demikian banyak, alhasil setiap orang yang mengantre menghabiskan sekitar 30-50 menit untuk sampai ke panggung pelaminan.
Selama mengantre itu, sejumlah musisi kawakan turut andil menghibur para tamu. Di antaranya adalah Katon Bagaskara dan Vicky Shu, yang turut memberikan waktunya untuk menghibur para tamu.
Katon yang lebih dulu tampil. Dia membawakan lagu Yogyakarta yang dipolerkan KLA-Project. Sedangkan Vicky Shu yang manggung belakangan, membawakan lagu Pergi Pagi Pulang Pagi yang diciptakan Armada Band.
Ribuan tamu yang datang ke acara ini membuat seluruh makanan ludes. Booth-booth makanan yang ada juga kerap tidak bisa terlihat secara utuh, karena terhalangi ramainya tamu yang hadir.
Diketahui sebelumnya, pernikahan Kahiyang dan Bobby ini melalui sejumlah prosesi. Prosesi ini dimulai sejak Selasa (7/11/2017) lalu, dan berakhir hari ini, Rabu (8/11/2017).
Prosesi dimulai dari siraman, kemudian midoderani yang dilakukan pada Selasa. Sedangkan pada Rabu dilakukan prosesi ijab kabul, panggil, dan akhirnya diikuti resepsi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Benarkah Demo Mahasiswa Ditunggangi? Ini Alasan Mengapa PDIP Dicurigai
-
Wamensos Apresiasi Dukungan ESQ Group untuk Pendidikan dan Karier Siswa Sekolah Rakyat
-
Sekolah Rakyat Ubah Jalan Hidup Aldo, Mantan Tukang Las Kini Punya Impian ke Negeri Sakura
-
Bupati Kediri Apresiasi Capaian Siswa Sekolah Rakyat dalam Open House 2026
-
Rano Karno Janji Tuntaskan Banjir Abadi Joglo: Jalan Ambles Aja Kita Perbaiki
-
Washington D.C. Kalah, Jakarta Masuk Peringkat 53 Kota Terbaik Dunia
-
Gaya Dasco Hadapi Aksi Mahasiswa Dipuji, Peneliti: Dobrak Eksklusivitas Senayan
-
Polisi Tangkap 4 Terduga Pelaku Terkait Tewasnya Dua Pria di Saluran Air Bekasi
-
Rano Karno Ajak Generasi Muda Rawat Sejarah dan Hidupkan Nilai Kebudayaan Bangsa
-
Rano Karno: Indonesia Saat Ini Butuh Keberanian Bung Karno