Suara.com - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan mengkaji efektivitas sistem ganjil-genap yang kini tengah diterapkan.
"Kalau yang ganjil-genap kita akan lihat. Apa efektivitasnya? Tapi menurut saya, itu bukan prioritas," ujar Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno di Siloam Hospital, Lippo Karawaci, Tangerang, Kamis (9/11/2017).
Sandiaga menuturkan hal tersebut bukanlah prioritas Pemprov DKI dalam pengkajian dalam waktu dekat.
Prioritas utama memperbaiki jalan protokol untuk menyambut ajang perhelatan Asian Games yang akan berlangsung 2018.
"Yang prioritas sekarang adalah penyiapan untuk Asian Games supaya kita punya jalan-jalan protokol itu rapih, walkable (ramah pejalan kaki), ramah untuk pendestrian, ada kemungkinan berinteraksi budaya, berinteraksi antar masyarakat dan desain kekinian yang tentunya memuliakan pejalan kaki," kata dia.
Lebih lanjut, Sandiaga menambahkan Pemprov DKI Jakarta juga harus memastikan selain memperhatikan ketertiban dan kerapihan, juga harus memperhatikan pengendara yang melintas di jalur protokol dalam menghadapi Asian Games 2018.
"Tapi mengenai ketertiban, kerapihan, menghadapi Asian Games itu, harus pastikan betul betul berdasarkan data, kita punya kebijakan yang bukan hanya menghadirkan equality tapi juga memastikan kerapihan, juga ketertiban selama itu tugas Asian Games," tandasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
-
Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran
Terkini
-
Letjen TNI Agus Widodo Dikabarkan Resmi Jabat Wakil Kepala BIN, Gantikan Komjen Imam Sugianto
-
Nyawa di Ujung Shift: Mengungkap Jam Kerja Tak Manusiawi Dokter Internship dan Regulasi Kemenkes
-
Sama dengan TNI, Prabowo Batasi Jabatan Anggota Polri di Luar Institusi
-
Komitmen ESG Meningkat, Mengapa Data Logistik Masih Jadi Tantangan di Lapangan?
-
KPK Ingatkan Tunjangan Hakim Ad Hoc Harus Beriringan dengan Perbaikan Sistem Peradilan
-
AI Diklaim Bisa Jadi Solusi Mitigasi Banjir Rob dan Krisis Air Bersih, Gimana Caranya?
-
Indonesian Proposal Jadi Fokus Pertemuan Indonesia dan United Kingdom Intellectual Property Office
-
Idul Adha 2026 Tanggal Berapa? Penetapan Versi Muhammadiyah dan Pemerintah Diprediksi Sama
-
33 Tahun Kasus Marsinah Stagnan, Aktivis: Keadilan Tidak Bisa Digantikan Seremoni Gelar Pahlawan!
-
Daftar Harga Kambing Kurban 2026 Terbaru Mulai Rp1 Jutaan, Cek Rekomendasinya di Sini!