Suara.com - Seorang perempuan berusia 37 tahun berinisial SP ditangkap polisi karena tepergok mencopet di kawasan Pasar Palang, Kecamatan Palang, Tuban, Jawa Timur. Padahal, SP baru bebas dari penjara.
Kapolsek Palang Ajun Komisaris Simun, seperti dilansir laman resmi Polri Tribratanews, peristiwa itu terjadi pada Selasa (14/11).
“Pelaku baru beberapa bulan keluar dari penjara karena kasus pencurian perhiasan anak di pasar. Kekinian, dia ditangkap lagi karena tepergok menjambret dompet milik korban bernama Srimi (47),” kata Simun.
Ia mengatakan, penangkapan SP berawal dari saat dia beraksi di kawasan Pasar Palang. SP yang sempat berkeliling pasar, menjambret dompet milik Srimi yang hendak menaiki becak.
“Korban hendak pulang dari pasar memakai becak. Saat baru akan naik, korban ini meletakkan tas yang berisi barang belanjaan dan terdapat dompetnya di bawah,” terang Simun.
Saat Srimi meletakkan tasnya di jalan dekat becak, SP langsung beraksi mengambil dompetnya. Namun, sebelum becak jalan, Srimi sadar dompet yang berisi uang tunai ratusan ribu hilang dalam tasnya.
Mengetahui dompetnya hilang, Srimi langsung mencurigai SP sebagai pelaku. Ia meminta warga lain untuk menghentikan SP yang mau kabur.
Ketika dilakukan penggeledahan, ternyata benar dompet milik korban yang berisikan uang Rp500 ribu dibawa pelaku.
Baca Juga: Kesaksian Ani Lihat Dua Pria Taruh Bungkusan Isi Mayat
SP menyembunyikan dompet Srimi di balik baju jubahnya. Selanjutnya SP langsung diamankan oleh warga dan dilaporkan kepada pihak kepolisian Polsek Palang.
“Untuk pelaku bersama barang bukti sudah kami amankan untuk proses penyelidikan lebih lanjut. Pelaku ini juga baru saja keluar dari penjara karena mencuri liontin yang dipakai anak-anak di wilayah Kerek,” ungkapnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit
-
Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru
-
Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate
-
Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?
-
Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus
-
Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?
-
Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos
-
Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!
-
Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli
-
Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat