Suara.com - Pengadilan Belanda memutuskan perempuan polisi di sejumlah jabatan boleh memakai kerudung atau jilbab.
Keputusan Dewan Hak Asasi Manusia itu, seperti dilansir Anadolu Agency, Selasa (21/11/2017), disahkan dan berlaku mulai Senin (20/11) awal pekan ini.
Keputusan itu sendiri menyusul tuntutan Sarah Izat (26), seorang perempuan polisi yang dipersoalkan komandannya karena memakai jilbab. Sarah dinilai atasannya melanggar aturan berseragam.
Kepolisian Nasional Belanda mengatakan, simbol-simbol agama tidak patut digunakan sebagai atribut seragam polisi karena berdampak pada sikap netral lembaga itu serta keamanan anggota pasukan.
Namun, dewan pengadilan mengatakan posisi Sarah yang bertugas operator telepon darurat di kepolisian tidak berkontak fisik dengan publik.
Keputusan dewan itu tidak mengikat tapi diperkirakan akan dipatuhi oleh kepolisian Belanda, yang sebelumnya pernah mengatakan terbuka untuk menerima anggota yang memakai hijab.
"Kami menang! Dewan sudah memutuskan: Saya punya hak memakai seragam dan hijab. Ini adalah kemenangan bagi semua!" kata Sarah di laman Twitternya.
Baca Juga: Resmi, Emil Dardak "Nyebrang" ke Demokrat Dampingi Khofifah
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- Daftar Pertanyaan Sensus Ekonomi 2026: Petugas BPS Datangi Rumah, Tanya Gaji dan Usaha
Pilihan
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
Terkini
-
Kasus Penyekapan di Bandung, Komnas Perempuan Sebut Ada Kekerasan Berbasis Gender yang Ekstrem
-
Ketua BEM FH UBK Akui Terima Uang untuk Geser Aksi dari Istana
-
Program Imunisasi Nasional Kekurangan Dana Rp 1 Triliun Akibat Pemotongan Anggaran
-
Dasco Soal Said Iqbal Jadi Penasihat Prabowo: Bukan Lemahkan KSPI, Justru Tambah Keras ke Pemerintah
-
Buntut Konflik dengan Ruben Onsu, Sarwendah Datangi Komnas Perempuan dan Buka Suara
-
PSI Lempar Isu Prabowo-Gibran 2 Periode, PDIP Beri Sindiran Pedas: Emang Pak Prabowo Mau?
-
Ini Biadab! Kutuk Penyekapan Perempuan di Bandung, DPR Bakal Panggil Menteri PPPA ke Senayan
-
30 Kali Wajib Lapor Jadi Kunci Roy Suryo dan dr Tifa Lolos dari Sel Tahanan Jaksa!
-
Nadiem Makarim Akui Tak Yakin dengan Chromebook saat Meeting dengan Google
-
Pemerintah Usulkan RUU Pusat Finansial Internasional Masuk ke Prolegnas DPR