Suara.com - Manajemen Hotel dan Griya Pijat Alexis diduga mengganti nama usaha tersebut, setelah izin operasional mereka tak lagi diperpanjang oleh Pemprov DKI Jakarta, karena diduga menjadi ajang prostitusi.
Pengelola usaha itu kekinian diduga mengganti nama tempat usahanya menjadi “4Play”. Selain itu, berbeda dengan Alexis, usaha baru di tempat yang sama itu mengubah konsep hiburan dari menyediakan hotel dan griya pijat menjadi hotel serta bar.
Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno mengakui, belum mengetahui pergantian nama Alexis menjadi 4Play. Pasalnya, ia belum mendapat laporan terkait permohonan pergantian nama tersebut.
"Belum tahu. Belum ada laporannya," ujar Sandiaga di Balai Kota, Jakarta, Senin (27/11/2017).
Sandiaga menuturkan, bakal memberikan izin kalau 4Play mengikuti peraturan dan ketentuan yang berlaku.
Sebab, menurut Sandiaga, pembukaan tempat-tempat usaha seperti itu membantu pemprov menyediakan lapangan kerja.
Namun, Sandiaga berjanji akan terus memantau tempat usaha baru di lokasi Alexis tersebut agar tak menjadi tempat transaksi jasa prostitusi.
"Akan betul-betul dipantau. Kami juga minta masyarakat ikut memantau. Tapi sekarang, jangan suudzon (berprasangka buruk) dulu. Kalau misal mereka mau berubah kan ada pintu tobat, jadi pintu yang memungkinkan mereka berubah, apa namanya ini, usahanya," tandasnya.
Baca Juga: Politisi PDIP: Menteri BUMN Kerjanya Sangat Tidak Memuaskan
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Karhutla Memanas, Kabut Asap Selimuti Kota Palembang
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!