Suara.com - Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Halim Pagarra mengakui, hingga kekinian belum mendapat informasi pendangdut Dewi Perssik ingin menyambangi kantornya.
Pengakuan Halim itu merespons pernyataan Dewi yang mengancam membeberkan nama anggota polisi pengawalnya saat menerobos masuk jalur TransJakarta di depan Pejaten Village arah Ragunan, Jakarta Selatan, Sabtu (25/11) akhir pekan lalu.
"Sampai saat ini saya belum dapat informasi dia mau ke (kantor) Ditlantas," kata Halim ketika dikonfirmasi, Kamis (30/11/2017).
Halim menuturkan, membuka lebar-lebar pintu kantornya untuk Dewi kalau mau membongkar identitas anggota Patroli dan Pengawalan (Patwal) yang disebut-sebut mengarahkan agar mobil B 12 DP milik istri Angga Wijaya itu melintas jalur busway.
"Boleh, silahkan, saya akan terima dengan lapang dada," tukas Halim.
Halim juga menampik ada anak buahnya yang memberikan pengawalan kepada Dewi saat terjadi insiden tersebut.
"Iya, tidak ada (pengawalan anggota polisi)," katanya.
"Nanti akan kami tanya kalau dia sudah datang ke sini. Nanti akan kami tanyakan, siapa yang sering izinkan masuk jalur busway, itu kan tidak boleh," tegasnya.
Baca Juga: Penjahat Perang Bosnia Tewas Minum Racun saat Disidang
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?
-
Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus
-
Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?
-
Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos
-
Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!
-
Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli
-
Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat
-
Gus Ipul Pastikan Pengadaan Sepatu Sekolah Rakyat Transparan
-
Tutup Program Magang Kemendagri Wamendagri Bima Arya Tekankan Pentingnya Penguatan Karakter
-
Evaluasi Rekrutmen Polri: Hapus Kuota Khusus, Libatkan Multi-aktor