Suara.com - Suryaman, warga Kampung Cibinong, Desa Cijulang, Kecamatan Jampang Tengah, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, nekat memotong kemaluannya sendiri hingga putus.
Ayah satu anak tersebut, diduga tengah mempelajari ilmu kanuragan alias ilmu kebatinan, sehingga memercayai dirinya kebal terhadap senjata tajam.
Perwakilan keluarga, Endang Sutisna (55), mengatakan aksi “sunat” Suryaman itu terjadi pada Rabu (29/11/2017). Kekinian, korban dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah Sekarwangi, Cibadak.
“Kejadiannya sekitar pukul 06.30 WIB. Waktu itu, kami sedang sarapan. Dia saat itu meminta izin ke kamar mandi. Kami kira dia ingin membersihkan badan,” tuturnya.
Keluarga sama sekali tak menaruh curiga terhadap Suryaman kala itu. Apalagi, Suryaman yang menderita depresi itu, sudah lima hari tak mandi.
Tapi, keluarga besar mendadak kaget setelah mendengar teriakan Suryaman dari dalam kamar mandi.
“Kami mendengar suara mengaduh dari kamar mandi. Ketika saya periksa, dia sudah berlumur darah,” tukasnya.
Suryaman ternyata memotong kemaluannya memakai kapak.
Baca Juga: Kasus Dokter Helmi: Belasan Senpi, Ribuan Peluru Ditemukan
Sutisna menuturkan, Suryaman sejak dulu memunyai kegiatan membaca mantra-mantra. Keluarga tak melarang kegiatannya tersebut.
Tapi, kata dia, sejak dua bulan terakhir, terjadi perubahan perilaku Suryaman yang membuat keluarga cemas.
Dokter RSUD Sekarwangi dr Raden Givan Suganda mengakui, korban dibawa oleh keluarga dalam kondisi kemaluannya sudah terpotong.
“Perdarahannya sudah bisa dihentikan. Kondisinya cenderung stabil, tapi masih sulit berkomunikasi,” tuturnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit
-
Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru
-
Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate
-
Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?
-
Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus
-
Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?
-
Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos
-
Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!
-
Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli
-
Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat