Suara.com - Wakil Ketua DPR Taufik Kurniawan mengatakan, hasil kunjungan Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) menemui Ketua DPR Setya Novanto di Rumah Tahanan KPK, akan dibahas dalam rapat pimpinan DPR, Senin (4/12/2017).
Kunjungan MKD ini dilakukan pada Kamis (30/11) pekan lalu. Kunjungan itu untuk memeriksa Setnov atas dugaan pelanggaran etik karena ditahan KPK atas kasus korupsi KTP elektronik.
"Kami akan dengarkan laporan dari Plt Sekjen DPR, bagaimana hasil kunjungan MKD, akan kami bahas," kata Taufik di DPR, Senin (4/11/2017).
Rapat pimpinan kali ini akan digelar oleh tiga orang pimpinan DPR, yaitu Taufik, Wakil Ketua DPR Fadli Zon dan Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah. Dengan jumlah ini, rapat pimpinan sudah bisa digelar.
"Tiga orang pimpinan konfirmasi hadir. Karena sebelumnya masing-masing Pimpinan DPR saling mengisi ke daerah dan ke luar negeri," ujarnya.
Namun, rapat pimpinan tersebut belum membahas tentang penggantian kursi Ketua DPR. Politikus PAN ini menambahkan, belum ada informasi tentang Novanto bersedia mundur dari jabatannya sebagai Ketua DPR.
"Belum (ada surat pengunduran diri) sampai hari ini," ujarnya.
Berita Terkait
-
Pengacara Bantah Setnov Siap Mundur dari Ketua Partai Golkar
-
Golkar akan Gunakan Cara Ini untuk Tingkatkan Citra Partai
-
Bertarung Gantikan Setnov, Ini Pesan Jokowi ke Airlangga Hartarto
-
Kosgoro 1957 Beri Mandat Airlangga Hartarto Jadi Ketua Golkar
-
Digugat Novanto di Praperadilan, KPK Siapkan Berkas Satu Minggu
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit
-
Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru
-
Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate
-
Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?
-
Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus
-
Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?
-
Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos
-
Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!
-
Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli
-
Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat