Suara.com - Untuk menciptakan situasi tetap aman jelang pergantian tahun, polisi gencar melakukan operasi premanisme di seluruh kawasan Jakarta.
Aparat Polres Jakarta Pusat telah meringkus sebanyak 56 orang yang dianggap telah melakukan tindak kejahatan. Bahkan, 24 orang yang ditangkap itu telah ditetapkan sebagai tersangka.
"Dia membawa sajam, pencopetan dan melakukan pengancaman. Ada beberapa yang dilakukan penahanan. Dari 56 yang diamankan itu 24 dinyatakan bersalah dan yang lainnya dibina," kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Raden Prabowo Argo Yuwono di Polda Metro Jaya, Jumat (8/12/2017).
Polres Metro Jakarta Selatan juga telah menangkap sebanyak 39 orang yang terjaring dalam operasi premanisme. Polisi juga telah berkoordinasi dengan Dinas Sosial DKI Jakarta untuk melakukan pembinaan agar tidak kembali berkeliaran di jalan.
"Dari Polres Jakarta Selatan ada 39 itu dilakukan pembinaan semua dikomunikasikan dengan Dlinsos. Nanti juga masih menunggu," katanya .
Dia menyampaikan, razia ini akan dilaksanakan secara rutin hingga perayaaan malam pergantian tahun. Argo juga berharap seluruh warga Jakarta turut menciptakan situasi keamanan agar perayaan tahun baru 2018 nanti bisa berjalan dengan lancar dan aman.
"Kegiatan ini berharap untuk kegiatan akhir tahun ini tidak ada gangguan. Kemudian kami berharap masyarakat juga ikut ciptakan situasi keamanan yang kondusif jelang akhir tahun," kata Argo.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Warna Pakaian yang Dipercaya Bawa Keberuntungan untuk Shio di Tahun Kuda Api 2026
- Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
- 5 HP Xiaomi RAM Besar Termurah, Baterai Awet untuk Multitasking Harian
- 5 Lipstik Wardah Tahan Lama dan Tidak Luntur Saat Makan, Cocok untuk Daily hingga Kondangan
- 5 HP Xiaomi Paling Murah 2026, Mulai Rp1 Juta Spesifikasi Mantap untuk Harian
Pilihan
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
Terkini
-
Warga Jakarta Catat! CFD Rasuna Said Rehat Sejenak, Bakal Comeback Lebih Kece di Juni 2026
-
Tito Karnavian Dampingi Prabowo Luncurkan Operasional 1.061 KDKMP di Jawa Timur
-
Kepala BPKP Gemetar Lapor Korupsi di Lingkaran Presiden, Prabowo: Mau Orang Saya, Tidak Ada Urusan!
-
Ketua RW Sebut Bukan Warga Lokal, Siapa Belasan Orang yang Keroyok Dico hingga Tewas di Grogol?
-
Pernyataan Prabowo Bikin Riuh, Sebut 'Mbak Titiek' Pusing Gara-gara Dolar
-
Prabowo: Selama Purbaya Bisa Senyum, Tak Perlu Khawatir Soal Dolar
-
AS Takut Disadap? Rombongan Trump Buang Semua Barang China Sebelum Naik Air Force One
-
Usai Temui JK, Anies Baswedan Beri Komentar Santai Terkait Putusan MK Soal IKN
-
Ray Rangkuti: DPN Dinilai Perkuat Dominasi Militer di Ruang Sipil
-
Prabowo Akui Program MBG Banyak Masalah, Sebut Ada Pimpinan Tidak Kuat jika Berurusan dengan Uang