Suara.com - Jenderal Gatot Nurmantyo resmi menyerahkan jabatan Panglima TNI kepada Marsekal Hadi Hadi Tjahjanto dalam upacara serah terima jabatan (sertijab) di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, hari ini Sabtu (9/12/2017). Dengan beralihnya jabatan tertinggi di lembaga TNI tersebut, Gatot mengaku akan menyediakan waktu yang banyak buat pribadi dan keluarganya.
Gatot kemudian membocorkan apa saja kegiatannya dalam waktu dekat ini. Beberapa diantaranya adalah, dia akan berziarah ke makam orangtuanya dan menjalani ibadah umrah.
"Hari ini saya lanjutkan kegiatan, kemudian besok saya akan ziarah ke kedua orangtua saya dan mertua saya, kemudian lusa, saya akan berangkat umrah," kata Gatot di Mabes TNI hari ini.
Selain umrah dan ziarah, Gatot mengatakan akan bersilahturahmi dengan pimpinan Panglima Tentara di negara-negara sahabat untuk berpamitan. Namun, Panglima TNI periode 2015-2017 ini tetap akan meminta izin kepada Marsekal Hadi selaku atasannya saat ini.
"Kesana bukan sebagai Panglima TNI tapi sebagai Jenderal Gatot Nurmantyo mengunjungi sahabat-sahabat saya untuk memohon maaf karena tidak sempat berpamitan secara pribadi saya menemui beliau-beliau semuanya," ujarnya.
Marsekal Hadi resmi menggantikan Jenderal Gatot yang memasuki masa pensiun pada Maret tahun depan setelah dilantik oleh Presiden Joko Widodo pada Jumat (8/12/2017) kemarin. Sebelum dilantik Jokowi, Hadi menjalani uji kelayakan dan kepatutan di Komisi I DPR lalu kemudian disetujui oleh seluruh anggota DPR dalam rapat paripurna ke-13 DPR.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
BGN Bantah Siswa SD di Pemalang Dikeluarkan Gara-gara Kritik MBG: Itu Tidak Benar
-
LHKPN Prabowo dan 38 Pejabat Lainnya Dipertanyakan ICW, KPK: Tunggu Verifikasi
-
Dikritik Bakal Ancam Demokrasi, DPN Disebut Perlu Reformasi Struktural
-
JPU KPK Tegaskan Tak Boleh Ada Intervensi di Sidang Kasus Suap Bea Cukai
-
Kasus Kekerasan Seksual Ponpes Pati, DPR Desak LPSK Fasilitasi Rehabilitasi 50 Korban
-
Laga Persija vs Persib Dipindah ke Samarinda, Pramono Anung: Kecewa, Tapi Alasannya Masuk Akal
-
Modus 'Crispy Fruit', WNA China Pengedar Happy Water Diciduk di Apartemen Pademangan
-
Rangkul Homeless Media, Bakom Perkenalkan Mitra Baru New Media Forum
-
Kasus PRT Loncat dari Lantai 4, Polisi Tetapkan Pengacara Adriel Viari Purba Tersangka
-
Polisi Tetapkan 3 Tersangka Kasus 'Majikan Sadis' di Benhil, Ini Perannya!