Suara.com - Gubernur Jakarta Anies Rasyid Baswedan menyampaikan bela sungkawa atas meninggalnya anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia, Andi Mappetahang Fatwa atau beken disebut AM Fatwa.
Ucapan itu kali pertama dituturkan Anies melalui akun instagram @aniesbaswedan. Melalui media sosial, Anies mengatakan sempat menjenguk mendiang pada Rabu (13/12) malam.
Bela sungkawa itu kembali disampaikan Anies saat menjadi pembicara seminar Internasional Ibnu Chaldun dan Peradaban Islam.
"Tadi pagi di proyek LRT ada telepon masuk, namanya AM Fatwa. Saya angkat teleponnya tapi tidak ada suara," ujar Anies di Kampus Universitas Ibnu Chaldun Jakarta, Jalan Pemuda I, Kavling 97, Rawamangun, Jakarta Timur, Kamis (14/12/2017).
Tak lama setelah itu, salah seorang ajudan AM Fatwa mengatakan senator asal DKI Jakarta itu telah menghembuskan nafas terakhir.
"Seorang ajudan mengatakan 'Pak Anies, Pak AM Fatwa wafat, barusan'," kata Anies menirukan suara ajudan AM Fatwa.
Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI ini menilai, AM Fatwa salah satu pejuang. Ia kemudian mengajak seluruh dosen dan mahasiswa yang hadir untuk membacakan doa surat Al-Fatihah.
"Semoga beliau khusnul khatimah. Beliau pejuang yang track recordnya luar biasa. Mari kita kirim Al-Fatihah buat beliau," kata Anies.
Baca Juga: Tiba di Rumah Duka, Jenazah AM Fatwa Disalatkan Ketua MPR
Anies mengatakan juga akan melayat ke rumah duka siang ini.
Sebelumnya, Fatwa sempat dirawat di Rumah Sakit MMC dan menghembuskan nafas terakhirnya di sana.
Jenazah akan dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Kalibata sejitar pukul 12 siang dan sebelumnya disemayamkan di kediamannya di Jalan Condet Pejaten No.11, Jakarta.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit
-
Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru
-
Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate
-
Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?
-
Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus
-
Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?
-
Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos
-
Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!
-
Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli
-
Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat