Suara.com - Ribuan orang berdemonstrasi di Tel Aviv, Israel untuk memprotes Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu atas dugaan korupsi. Demo ini berlangsung saat kontroversi pengakuan Presiden Donald Trump terhadap Yerusalem sebagai Ibu Kota Israel.
Demonstrasi ini berlangsung, Sabtu (17/12/2017) waktu setempat. Ini adalah demo yang ketiga kalinya dilakukan mereka di Boulevard Rotschild. Mereka meneriakkan slogan-slogan melawan Netanyahu yang diinterogasi selama, Kamis lalu di kediamannya di Yerusalem. Pemeriksaan itu sebagai bagian dari penyelidikan korupsi yang sedang berlangsung.
Sejak tahun lalu, Netanyahu telah menjadi subyek investigasi kriminal dua kasus korupsi yang terpisah. Dia berulang kali membantah melakukan korupsi.
Kasus pertama melibatkan produser Hollywood Arnon Milchan. Dia diduga meminta untuk membeli barang mewah untuk Netanyahu dan istrinya Sara Netanyahu.
Kasus kedua berkaitan dengan tuduhan bahwa Netanyahu melakukan kesepakatan untuk diliput media dengan Arnon Mozes. Peliputan dilakukan surat kabar berbahasa Ibrani, Yedioth Ahronoth.
Istri Netanyahu, Sara, juga telah diperiksa oleh polisi terkait dugaan korupsi. Sara dituduh menerima hadiah dari pengusaha kaya. (Anadolu)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
Terkini
-
KPK Sampai Kejar-kejaran, Terungkap Nego Suap Sengketa Lahan di PN Depok dari Rp1 M Jadi Rp850 Juta
-
Penampakan Isi Tas Ransel Hitam Berisi Rp850 Juta, Bukti Suap Sengketa Lahan di PN Depok
-
Sukses, Peserta dari Empat Provinsi Antusias Ikuti Workshop "AI Tools for Journalists" di Palembang
-
KPK Tahan Ketua dan Wakil Ketua PN Depok, Buntut Dugaan Minta Fee Rp850 Juta
-
Yudi Purnomo Soal Wacana Polri di Bawah Kementerian: Ingat Pengalaman KPK
-
Soal Usul Duet Prabowo-Zulhas di 2029, Dasco: Kita Anggap Wacana dan Hiburan Buat Rakyat
-
Dasco Ungkap Arahan Prabowo di HUT ke-18 Gerindra: Jaga Uang Rakyat, Jangan Berbuat Perilaku Tercela
-
Gerindra Akhirnya Minta Maaf, Atribut Partainya Ganggu Masyarakat di Jalan
-
Habiburokhman Sebut Pernyataan Abraham Samad Soal Reformasi Polri Salah Kaprah
-
IPW Nilai Polri Bisa Mudah Dipengaruhi Kepentingan Politik Jika di Bawah Kementerian