Ilustrasi penjara (Shutterstock).
Polisi mengamankan tiga anggota Front Pembela Islam. Mereka diduga terlibat aksi sweeping sejumlah toko obat dan penjual minuman keras di Pondok Gede, Kota Bekasi, pada Rabu (27/12/2017), malam.
"Pada saat melakukan kegiatan sweeping yang ada di situ, akhirnya kami melakukan pengamanan kepada anggota FPI tersebut," kata Kepala Sub Bagian Hubungan Masyarakat Polres Metro Bekasi Ajun Komisaris Erna Ruswing, Jumat (29/12/2017).
Penangkapan dilakukan ketiga petugas melakukan patroli dalam Operasi Lilin Jaya 2017.
Setelah diinterogasi, polisi hanya menetapkan satu anggota FPI menjadi tersangka. Erna tak menjelaskan secara rinci identitasnya.
"Satu orang sudah dijadikan tersangka," kata Erna.
"Karena dia melakukan pemaksaan kepada toko obat itu untuk mengeluarkan obat-obatan yang sudah kadaluwarsa," Erna menambahkan.
Dua anggota FPI lainnya sudah dipulangkan. Tetapi, mereka sewaktu-waktu masih akan dimintai keterangan.
"Sementara masih pemeriksaan dulu ya," kata Erna.
"Pada saat melakukan kegiatan sweeping yang ada di situ, akhirnya kami melakukan pengamanan kepada anggota FPI tersebut," kata Kepala Sub Bagian Hubungan Masyarakat Polres Metro Bekasi Ajun Komisaris Erna Ruswing, Jumat (29/12/2017).
Penangkapan dilakukan ketiga petugas melakukan patroli dalam Operasi Lilin Jaya 2017.
Setelah diinterogasi, polisi hanya menetapkan satu anggota FPI menjadi tersangka. Erna tak menjelaskan secara rinci identitasnya.
"Satu orang sudah dijadikan tersangka," kata Erna.
"Karena dia melakukan pemaksaan kepada toko obat itu untuk mengeluarkan obat-obatan yang sudah kadaluwarsa," Erna menambahkan.
Dua anggota FPI lainnya sudah dipulangkan. Tetapi, mereka sewaktu-waktu masih akan dimintai keterangan.
"Sementara masih pemeriksaan dulu ya," kata Erna.
Tag
Komentar
Berita Terkait
-
FPI Wanti-Wanti Pemerintah Soal Siasat Uang Iuran Dewan Perdamaian Jadi Modal Invasi Gaza
-
FPI Ancam Polisikan Pandji Pragiwaksono Buntut Stand Up Komedi Mens Rea
-
Dianggap Menista Salat, Habib Rizieq Minta Netflix Hapus Konten Mens Rea
-
Di Reuni 212, Muncul Usulan 2 Desember Jadi Hari Ukhuwah dan Libur Nasional
-
Beda dari Tahun-Tahun Sebelumnya, Reuni Akbar 212 Bakal Digelar Usai Magrib
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
Misi Juara Piala AFF: Boyongan Pemain Keturunan di Super League Kunci Kekuatan Timnas Indonesia?
-
Bukan Ragnar Oratmangoen! Persib Rekrut Striker Asal Spanyol, Siapa Dia?
-
Obsesi Epstein Bangun 'Pabrik Bayi' dengan Menghamili Banyak Perempuan
-
5 HP Baterai Jumbo untuk Driver Ojol agar Narik Seharian, Harga mulai dari Rp2 Jutaan
-
Bom Molotov Meledak di SMPN 3 Sungai Raya, Polisi Ungkap Terduga Pelaku Siswa Kelas IX
Terkini
-
DPR Soroti Tragedi Siswa SD NTT, Dorong Evaluasi Sisdiknas dan Investigasi Menyeluruh
-
Dobrak Kemacetan Jakarta-Banten, Jalur MRT Bakal Tembus Sampai Balaraja
-
Pakar Soal Kasus Chromebook: Bukti Kejagung Bisa Gugurkan Dalih Niat Baik Nadiem Makarim
-
Benang yang Menjaga Hutan: Kisah Tenun Iban Sadap dari Jantung Kalimantan
-
Menpar Widiyanti Bantah Isu Bali Sepi Wisatawan, Ungkap Data 12,2 Juta Kunjungan di 2025
-
Tragedi Bocah NTT Bunuh Diri karena Tak Mampu Beli Buku, Mensos Janjikan Bantuan Pendidikan untuk Kakaknya
-
Kritik Kebijakan Pariwisata, Anggota Komisi VII DPR Ini Beri Menpar Widyanti Nilai 50 dari 100
-
OTT KPK di Jakarta Jaring Pejabat Bea Cukai
-
Gus Ipul Prihatin Kasus Siswa SD di NTT, Ingatkan Pentingnya Data Perlindungan Sosial
-
Nekat Bongkar Trotoar Tanpa Izin, Pengelola Hotel di Pondok Indah Kena Sanksi