Suara.com - Polres Jakarta Selatan berhasil mengumpulkan informasi dari sejumlah saksi terkait insiden kebakaran satu unit Mobil Tangki Pertamina di SPBU Jalan M Kahfi 2 Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Jumat (29/12/2017) malam.
Menurut Kapolres Jakarta Selatan Kombes Mardiaz Kusin Dwihananto, sekitar pukul 22.30 WIB hari itu, dilakukan pengisian bahan bakar minyak (BBM) dari Mobil Tangki ke SPBU tempat kejadian perkara.
"Setelah selesai tiba-tiba keluar asap dari mobil tangki. Itu diduga berasal dari kampas Kopling mobil tangki keluar asap. Itu menurut keterangan saksi Rizki," kata Mardiaz dalam siaran pers, Minggu (31/12/2017).
Dari sumber asap, keluar api hingga merembet ke dombak dan kemudian dilakukan pemadaman. Api yang ada di dombak berhasil dipadamkan memakai alat pemadam (apar).
"Sedangkan api lain berada di posisi bawah tangki, sedangkan saat itu apar (alat pemadam) sudah habis, sehingga api tidak dapat dikuasai dan api membesar," ujar Mardiaz.
"Selanjutnya menghubungi pihak Damkar. Sekitar Pukul 00.10 wib api sudah dapat dipadamkan dengan 15 Damkar, dan 60 personel," Mardiaz menambahkan.
SPBU tersebut diketahui atas nama Samsudin. Warga Jalan Kemang Selatan IC Rt 05/02 Kelurahan Mampang Prapatan, Jakarta Selatan.
Sedangkan mobil tangki adalah milik Koperasi Gatra Migas yang dikelola oleh PT Pertamina Patra Niaga No Pol B 9069 TFU dengan pengemudi bernama Hartono.
Baca Juga: Jelang Malam Tahun Baru 2018, Jakarta Diguyur Hujan
"Korban jiwa nihil. Korban material belum bisa di taksir," tutur Mardiaz.
Adapun saksi yang memberikan keterangan yaitu Kevin andi Prayitno (20). Dia adalah operator SPBU. Kemudian Taufik Saleh (42), pengawas SPBU, Sigit juga karyawan SPBU, Hartono (48) sebagai sopir, serta Reno Susanto sebagai kondektur.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
Terkini
-
KPK: ASN Cilacap Sampai Harus Ngutang demi Setor Uang Rp10 Juta ke Bupati Syamsul Auliya
-
Ekonomi Dunia Terancam 'Kiamat', Donald Trump Mulai Keder Hadapi Ketangguhan Iran di Selat Hormuz
-
Sidang Perdana Korupsi Bea Cukai: Bos Blueray Cargo John Field Hadapi Pembacaan Dakwaan
-
Mendagri: Program Tiga Juta Rumah Wujud Kepedulian Presiden kepada "Rakyat Kecil"
-
Mendagri: Program 3 Juta Rumah Percepat Akses Hunian Layak bagi Masyarakat Kurang Mampu
-
Polisi Buru Kiai Ashari! Tersangka Cabul Santri Ponpes Pati Bakal Dijemput Paksa Jika Mangkir
-
Sedia Payung dan Jas, BMKG Ingatkan Jakarta Potensi Hujan Sore Ini!
-
'Takut Diamuk Massa': Alasan Klasik di Balik Tabrak Lari, Mengapa Jalanan Kita Begitu Beringas?
-
Ketum TP PKK Ajak Warga Sulsel Tingkatkan Imunisasi Anak Demi Generasi Sehat
-
Pastikan Bantuan Tepat Sasaran, Mendagri Tito Bersama Menteri PKP Tinjau Program BSPS di Balikpapan