Suara.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyatakan bangga dapat bernyanyi satu panggung dengan Raja Dangdut Rhoma Irama di pentas musik "Happy New Year Indonesia 2018" di Lapangan Monas, Minggu (31/12/2017) tengah malam.
"Sama sekali tidak disangka, pada malam pergantian tahun ini saya dapat bernyanyi satu panggung dengan Bang Haji Rhoma Irama," kata Anies Baswedan seusai menyanyikan lagu "Begadang" bersama Rhoma Irama.
Anies yang malam itu mengenakan baju koko putih dibalut jaket hitam dan celana jins mengakui, bahwa dulu dirinya adalah penggemar Rhoma Irama.
Anies menyatakan, dulu dirinya mengikuti terus perkembangan lagu-lagu Rhoma Irama dan Soneta Grup.
"Pada malam ini tanpa disangka saya bisa menyanyi satu panggung bersama Bang Haji Rhoma Irama," katanya.
Salah seorang pembawa acara, Ramzi, secara berseloroh menanyakan, "Berapa lama Pak Anies mempersiapkan lagu Bedagang ini?".
Anies yang tampak agak malu-malu, mengatakan, "Ini bukan soal latihan, tapi soal nyali, berani tampil di panggung," jelasnya.
Anies bersama sejumlah pejabat Pemerintah Provinsi DKI Jakarta tiba di pangung musik "Happy New Year Indonesia 2018" di Lapangan Monas, sekitar pukul 23.25 WIB.
Kedatangannya disambut oleh Rhoma Irama yang dilengkapi oleh tradisi Betawi, yakni "palang pintu".
Baca Juga: Jokowi Ajak Tiga 'Perempuan Petualang' Menginap di Istana
Anies dan Rhoma sempat beberapa kali berbalas pantun dan dilanjutkan dengan atraksi palang pintu, sebelum Anies dan rombongan dipersilakan ke tengah panggung.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan
-
Terungkap Penyebab Kematian Dokter PPDS di RSUD Tengku Rafian Siak