Fahri Hamzah [suara.com/Dian Rosmala]
Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah membeberkan isu penting terkait langkah PKS yang disebut Fahri bertujuan untuk mencopotnya dari kursi pimpinan dewan.
"Ya namanya juga usaha, jadi usaha yang mau ditempuh (PKS). Kan yang saya dengar terakhir, nggak apa-apa PKS nggak dapat kursi yang penting saya diganti. Ya silakan saja, yang punya partai, yang punya fraksi kan Pak Sohibul Iman," kata Fahri di DPR, Jakarta, Rabu (3/1/2018).
Tapi, Fahri mengingatkan kalau dia penganut aliran kritis. Fahri menyarankan partai yang memecatnya itu memakai cara-cara yang elegan untuk mengganti posisinya.
"Bahwa dalam politik itu tidak hanya sekedar kekuasaan. Tapi lebih mulia yang lebih tinggi. Gitu namanya juga usaha," ujar Fahri.
Fahri sudah dipecat dari semua posisi di PKS. Langkah tersebut ditempuh Majelis Tahkim PKS pada 11 Maret 2016 atas dasar rekomendasi Badan Penegakan Disiplin Organisasi.
Tapi Fahri melawan lewat jalur hukum. Pengadilan Negeri Jakarta Selatan memutuskan untuk memenangkan sebagian gugatan Fahri terhadap PKS .
Sampai sekarang, Fahri tetap menduduki posisi wakil ketua DPR.
"Ya namanya juga usaha, jadi usaha yang mau ditempuh (PKS). Kan yang saya dengar terakhir, nggak apa-apa PKS nggak dapat kursi yang penting saya diganti. Ya silakan saja, yang punya partai, yang punya fraksi kan Pak Sohibul Iman," kata Fahri di DPR, Jakarta, Rabu (3/1/2018).
Tapi, Fahri mengingatkan kalau dia penganut aliran kritis. Fahri menyarankan partai yang memecatnya itu memakai cara-cara yang elegan untuk mengganti posisinya.
"Bahwa dalam politik itu tidak hanya sekedar kekuasaan. Tapi lebih mulia yang lebih tinggi. Gitu namanya juga usaha," ujar Fahri.
Fahri sudah dipecat dari semua posisi di PKS. Langkah tersebut ditempuh Majelis Tahkim PKS pada 11 Maret 2016 atas dasar rekomendasi Badan Penegakan Disiplin Organisasi.
Tapi Fahri melawan lewat jalur hukum. Pengadilan Negeri Jakarta Selatan memutuskan untuk memenangkan sebagian gugatan Fahri terhadap PKS .
Sampai sekarang, Fahri tetap menduduki posisi wakil ketua DPR.
Tag
Komentar
Berita Terkait
-
Fahri Hamzah Usul Peradilan Etik, Pejabat Bisa Langsung Dipecat Sebelum Terjerat Korupsi
-
Canda Cak Imin ke PKS: Tak Apa Kalah Main Mini Soccer, Asal Jangan Jumlah Kursi
-
Mantan Ketua KAMMI, BEM UI hingga Korpus BEM SI Perkuat dan Pimpin DPP Gema Keadilan 20262031
-
Komedian Narji Resmi 'Pindah Kapal' dari PKS ke PSI, Siap Tempur untuk Pemilu 2029
-
Fahri Hamzah : Prabowo Fokus Putus Rantai Ketimpangan Kaya dan Miskin
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 HP Redmi Memori 256 GB dan Kamera Jernih Harga Rp1 Jutaan, Cocok untuk Multitasking
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Jalan Santai Cocoknya Pakai Sepatu Apa? Ini 6 Produk Lokal yang Nyaman Buat 17 Agustusan
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
BRI Peduli Dorong Kesehatan Ibu dan Anak melalui Program Desa Brilian 1000 HPK
-
10 Saksi Diperiksa, Begini Kondisi Korban Terjebak di Lantai 15 Saat Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Solusi Radikal: Saatnya ASEAN Terbitkan "Blue Bonds" Demi Selamatkan Pesisir
-
BRI Peduli Resmikan Posyandu Matahari, Perkuat Layanan Kesehatan Ibu dan Anak di Sleman
-
Strategi realme "Make Passion Real" Bangun Jembatan Menuju Pro Player Team RRQ
-
BUMN RI Ramai-Ramai Mulai Gunakan AI, Bisnis Customer Engagement Makin Diburu
-
BRI Peduli Perkuat Layanan Kesehatan Ibu dan Anak Lewat Posyandu Matahari di Sleman
-
Bedak Setting Powder vs Finishing Powder Bedanya Apa dan Cara Pakainya
-
Merawat Syiar Islam Berkemajuan: Peringatan 666 Tahun Islam Masuk Papua di Fakfak
-
Hati-hati, Jangan Termakan August Theory Kalau Nggak Mau Baper Sendirian!