Suara.com - Petugas Polres Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease meringkus tiga remaja diduga terlibat sindikat pencurian kendaraan bermotor di Pulau Ambon dan sekitarnya.
"Tiga tersangka spesial curanmor yang kami ciduk masing-masing berinisial RT, SK, serta EM. Mereka termasuk komplotan pencuri sepeda motor yang sudah menjadi target operasi petugas Satreskim," kata Kasat Reskrim Polres setempat, AKP Tedy di Ambon, Rabu (3/1).
Penangkapan terhadap ketiga pelaku yang masih berusia remaja ini dilakukan polisi setelah tersangka lainnya berinisial IH yang diamankan pada Agustus 2017.
Menurut dia, tersangka H diamankan polisi setelah melakukan aksi pencurian sepeda motor dan dilakukan pengembangan penyelidikan dan penyidikan sampai muncul tiga nama tersangka pelaku lainnya yang sering beroperasi di daerah ini.
Sehingga unit buru sergap Satreskrim Polres Ambon awalnya meringkus tersangka RT saat melakukan razia kendaraan bermotor pada November 2017, sedangkan tersangka SK diringkus polisi di rumahnya di kawasan Kebun Cengkeh.
"Sama halnya dengan tersangka EM alias I diringkus di rumahnya kawasan IAIN Ambon oleh tim buser bersama unit Ranmor Satreskrim Polres Ambon pada Rabu, (3/1) sekitar pukul 12.00 WIT," ujar Kasat Reskrim.
Polisi juga menyita barang bukti berupa tiga unit sepeda motor hasil curian para tersangka dan saat ini para pelaku telah ditetapkan sebagai tersangka dan sementara menjalani proses pemeriksaan.
"Malahan tersangka SK adalah residivis kambuhan yang pernah dihukum penjara karena kasus curanmor," ujarnya.
Aksi curanmor yang dilakoni para tersangka ini sudah lama berlangsung dan ada sepeda motor hasil curian yang dijual kepada beberapa penadah di daerah ini. [Antara]
Baca Juga: Polisi Bekuk Pelaku Curanmor Usai Viral di Medsos
Berita Terkait
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Mulai Besok! Eks Karyawan Hotel Sultan Wajib Lapor ke Posko GBK Demi Kepastian Nasib
-
'Efisiensi Tebang Pilih', Ekonom CELIOS: Dana Transfer Dipangkas Bikin Daerah Mandul!
-
Predator Anak di Cakung DItangkap: Nekat Jebol Atap Rumah Demi Kabur usai Kepergok Warga
-
Wasekjen PBNU: Usulan Perubahan Ketentuan AHWA Berasal dari Syuriyah PWNU Jateng
-
Wamendagri Ribka Tegaskan Hilirisasi Kakao Bukti Nyata Keberhasilan Dana Otsus Papua
-
Kabar Gembira! Pajak Film Nasional di Jakarta Dipangkas 50 Persen
-
Gegara Program Prioritas, Kementerian Ramai-ramai 'Mengemis' Anggaran Tambahan?
-
Stop Politisasi MBG! Asosiasi Desak BGN Fokus Benahi Tata Kelola usai Skandal Korupsi
-
Wagub Jabar Buka Danseskoad Cup 2026, Dorong Pembinaan Pesepak Bola Usia Dini
-
Pramono Anung Resmikan Wajah Baru Rasuna Said: Ingin Jadi Ikon Gembok Cinta Ala Paris