Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri umumkan calon kepala daerah untuk bertarung di Pilkada Serentak 2018. (suara.com/Dwi Bowo Raharjo)
PDI Perjuangan kembali mengusung Abdul Ghani Kasuba menjadi calon gubernur Maluku Utara. Tokoh yang sekarang masih menjabat gubernur itu dipasangkan dengan Bupati Halmahera Al Yasin Ali.
Pengumuman tersebut disampaikan langsung oleh Megawati Soekarnoputri di kantor DPP PDI Perjuangan, Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat, Kamis (4/1/2018).
Saat mendeklarasikan pasangan tersebut, Megawati berkomentar. "Orang Halmahera biasanya keras, galak. (Yasin) orangnya begitu sopan, saya nggak tahu kalau begitu beliau ngamuk. Memimpin Halmahera Tengah melawan terorisme, miras, dan narkoba."
Hari ini, Megawati mengumumkan empat pasangan cagub-cawagub yang akan mengikuti pilkada 2018.
Papua: John Wempi Wetipp dan Habel Melkias Suwae. Maluku Utara, pasangan KH Abdul Ghani Kasuba dan Muhammad Al Yasin Ali. Nusa Tenggara Barat, pasnagan Tuan Guru Ahyar Abduh dan Mori Hanafi. Lampung, pasangan Herman HN dan Sutono.
Menurut Megawati PDI Perjuangan mengusung pasangan cagub-cawagub pada pilkada serentak, bukan sekadar cari orang, tapi mencari pemimpin untuk dapat memimpin daerahnya dengan baik.
Megawati mencontohkan ketika mengusung Tri Risma Harini sebagai calon wali kota Surabaya pada pilkada tahun 2015.
"Risma kemudian, dapat mengemban amanahnya sebagai wali kota. Dia contoh pemimpin yang baik di daerahnya. Saya tidak salah pilih sampai saat ini," katanya.
Terhadap empat pasangan cagub-cawagub yang baru diumumkan, kata Megawati, ada yang kader PDI Perjuangan dan ada juga yang dari luar kader partai.
Megawati menegaskan agar semua pasangan cagub-cawagub mengikuti aturan yang diterapkan di PDI Perjuangan, dan kemudian bersiap-siap mendaftarkan diri ke KPU di daerahnya masing-masing.
Pengumuman tersebut disampaikan langsung oleh Megawati Soekarnoputri di kantor DPP PDI Perjuangan, Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat, Kamis (4/1/2018).
Saat mendeklarasikan pasangan tersebut, Megawati berkomentar. "Orang Halmahera biasanya keras, galak. (Yasin) orangnya begitu sopan, saya nggak tahu kalau begitu beliau ngamuk. Memimpin Halmahera Tengah melawan terorisme, miras, dan narkoba."
Hari ini, Megawati mengumumkan empat pasangan cagub-cawagub yang akan mengikuti pilkada 2018.
Papua: John Wempi Wetipp dan Habel Melkias Suwae. Maluku Utara, pasangan KH Abdul Ghani Kasuba dan Muhammad Al Yasin Ali. Nusa Tenggara Barat, pasnagan Tuan Guru Ahyar Abduh dan Mori Hanafi. Lampung, pasangan Herman HN dan Sutono.
Menurut Megawati PDI Perjuangan mengusung pasangan cagub-cawagub pada pilkada serentak, bukan sekadar cari orang, tapi mencari pemimpin untuk dapat memimpin daerahnya dengan baik.
Megawati mencontohkan ketika mengusung Tri Risma Harini sebagai calon wali kota Surabaya pada pilkada tahun 2015.
"Risma kemudian, dapat mengemban amanahnya sebagai wali kota. Dia contoh pemimpin yang baik di daerahnya. Saya tidak salah pilih sampai saat ini," katanya.
Terhadap empat pasangan cagub-cawagub yang baru diumumkan, kata Megawati, ada yang kader PDI Perjuangan dan ada juga yang dari luar kader partai.
Megawati menegaskan agar semua pasangan cagub-cawagub mengikuti aturan yang diterapkan di PDI Perjuangan, dan kemudian bersiap-siap mendaftarkan diri ke KPU di daerahnya masing-masing.
Komentar
Berita Terkait
-
Temui Putra Mahkota Abu Dhabi, Megawati Kenalkan Pancasila sebagai Falsafah Pemersatu Bangsa
-
Di Forum Abu Dhabi, Megawati Paparkan Model Rekonsiliasi Damai Indonesia dan Kepemimpinan Perempuan
-
Guntur Romli Kuliti Jokowi: Demi PSI, Dinilai Lupa Rakyat dan Partai Sendiri
-
PDIP Jabar Siapkan Relawan Kesehatan Desa, Hasto Kristiyanto: Kemanusiaan di Atas Politik Elektoral
-
Hasto Kristiyanto: Satyam Eva Jayate Adalah Benteng Moral PDIP Tegakkan Kebenaran
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 6 Sepeda Lipat Alternatif Brompton, Harga Murah Kualitas Tak Kalah
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
Pilihan
-
Persib Resmi Rekrut Striker Madrid Sergio Castel, Cuma Dikasih Kontrak Pendek
-
Prabowo Tunjuk Juda Agung jadi Wamenkeu, Adies Kadir Resmi Jabat Hakim MK
-
Lakukan Operasi Senyap di Bea Cukai, KPK Amankan 17 Orang
-
Juda Agung Tiba di Istana Kepresidenan, Mau Dilantik Jadi Wamenkeu?
-
Viral Dugaan Penganiayaan Mahasiswa, UNISA Tegaskan Sanksi Tanpa Toleransi
Terkini
-
Eddy Soeparno: Kalau Ditanya Hari Ini, Saya Dukung Pak Zulhas Dampingi Pak Prabowo di 2029
-
Dugaan Kekerasan Mahasiswa UNISA Yogyakarta Resmi Dilaporkan ke Polresta Sleman
-
Prabowo Yes, Gibran Nanti Dulu, PAN Belum Tegaskan Dukungan Wapres Dua Periode
-
Bukan Mendadak! Juda Agung Ungkap Rahasia Tugas Wamenkeu yang Sudah 'Disiapkan' Sejak Jadi Deputi BI
-
Potret Harmonis Dwitunggal Jakarta: Saat Pramono Beri Pesan Menyentuh di Hari Bahagia Rano Karno
-
Tak Mau Kalah dari PKB, Giliran PAN Nyatakan Siap Dukung Prabowo 4 Kali di Pilpres
-
Usai Lakukan 2 OTT, KPK Sudah Tetapkan Tersangka Kasus Pajak Kalsel dan Bea Cukai Jakarta
-
Prabowo Tunjuk Juda Agung jadi Wamenkeu, Adies Kadir Resmi Jabat Hakim MK
-
OTT Bea Cukai, KPK Ciduk 17 Orang dan Amankan Mata Uang Asing hingga Logam Mulia
-
6 Fakta Kasus Kekerasan Mahasiswa UNISA Yogyakarta, Pelaku Diduga Anak Kades Bima