Ilustrasi tempat pemakaman [suara.com/Agung Sandy Lesmana]
Sudah memasuki satu pekan, polisi belum bisa mengungkap kasus pencurian tali pocong di makam warga bernama Hendra Capung di Jalan Taman Abadi, Ciputat, Tangerang Selatan, Banten.
"Penyelidikan masih berjalan," kata Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Tangerang Selatan Ajun Komisaris Alexander Yurikho kepada Suara.com, Jumat (5/1/2017).
Alexander mengatakan kasus tersebut termasuk langka. "Ini baru pertamakali."
Makam yang dibongkar pelaku merupakan seorang tunawisma. Dalam kasus ini, polisi sudah memeriksa sebanyak 11 saksi.
"Yang kami periksa warga sekitar makam dan keluarga almarhum," kata Alexander.
Kasus yang terjadi di pemakaman RW 3, Ciputat, Sawah Lama, ketahuan pada Jumat (29/12/2017), pagi.
Tak hanya tali pocong yang hilang, nisannya juga raib.
Alexander mengatakan kasus tersebut termasuk langka. "Ini baru pertamakali."
Makam yang dibongkar pelaku merupakan seorang tunawisma. Dalam kasus ini, polisi sudah memeriksa sebanyak 11 saksi.
"Yang kami periksa warga sekitar makam dan keluarga almarhum," kata Alexander.
Kasus yang terjadi di pemakaman RW 3, Ciputat, Sawah Lama, ketahuan pada Jumat (29/12/2017), pagi.
Tak hanya tali pocong yang hilang, nisannya juga raib.
Komentar
Berita Terkait
-
Hoaks Teror Pocong Keliling Minta Dibukakan Tali di Depok, Polisi Turun Tangan
-
Fakta Unik Festival Musik Coachella: dari Menginap Sampai Tiket Rp150 Juta
-
Review Film Warung Pocong: Campuran Antara Komedi dan Horor yang Seimbang
-
9 Fakta Unik tentang Iran, Acungkan Jempol sama Artinya dengan Jari Tengah
-
Pocong Berdarah di Dahan Sengon Buto yang Dilihat oleh Lek Salim
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru
-
Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate
-
Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?
-
Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus
-
Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?
-
Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos
-
Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!
-
Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli
-
Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat
-
Gus Ipul Pastikan Pengadaan Sepatu Sekolah Rakyat Transparan